Masjid Jami Al-Ishlah, Masjid Unik Berornamen Khas Lampung di Kedamaian Bandar Lampung

Penulis: Kiki Novilia
Editor: heri sulis
Tampak depan masjid unik di Lampung, Masjid Jami Al-Ishlah, Jumat, 16 April 2021.

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Masjid Jami Al-Ishlah merupakan satu di antara masjid unik yang ada di Lampung.

Terletak di Jalan Hayam Wuruk Nomor 14, Kedamaian, Bandar Lampung, masjid ini dibalut dengan ornamen khas Lampung.

Mulai dari tembok, menara, ukiran jendela, sampai tempat wudhu, berhiaskan tapis, siger, dan payung khas Lampung.

Mengusung nama Masjid Jami Al-Ishlah, ternyata mengandung makna yang sama dengan nama daerahnya, yakni Kedamaian.

"Jami kan artinya besar tempat berkumpul, Ishlah artinya kedamaian, jadi tempat berkumpulnya orang-orang yang damai," ucap Rizal, pengurus Masjid Jami Al-Ishlah kepada Tribunlampungwiki.com, Jumat, 16 April 2021.

2,4 M

Tampak depan masjid unik di Lampung, Masjid Jami Al-Ishlah, Jumat, 16 April 2021. (Tribunlampung.co.id Kiki Novilia)

Pengurus Masjid Jami Al-Ishlah, mengungkapkan berdirinya masjid ini sudah sejak tahun 1600-an.

Kala itu, bangunannya masih menggunakan kayu papan sebagai dindingnya.

Namun, seiring perkembangan zaman, masjid unik ini mulai direnovasi dengan menggunakan dinding batu bata.

Perbaikan terus dilakukan lewat bantuan dari pemerintah kota yang jumlahnya mencapai Rp 600 juta.

"Itu resmi awal pemugarannya dari 2014 silam," ucapnya.

Bantuan tersebut terus berjalan yang hingga kini sudah menghabiskan hampir Rp 2,5 milyar.

Juga tidak luput bantuan dari warga asli Kedamaian yang telah sukses di perantauan.

Satu di antaranya adalah Kapolda Banten, Irjen Tomsi Tohir Balau.

Beliau rutin memberikan dana Rp 20 juta setiap bulannya pada masa pembangunan masjid.

Meski demikian, masjid berornamen khas Lampung ini belum sepenuhnya selesai.

Masih ada penambahan tulisan Masjid Jami Al-Ishlah dan Asmaul Husna di dinding depan masjid.

Kapasitas

Tampak dalam masjid unik di Lampung, Masjid Jami Al-Ishlah, Jumat, 16 April 2021. (Tribunlampung.co.id Kiki Novilia)

Masjid kebanggan masyarakat Lampung ini memiliki luas 600 meter persegi.

Bangunannya terdiri dari 2 lantai.

Lantai satu digunakan untuk ruang ibadah utama.

Sedangkan lantai 2 ditujukan untuk tempat pengajian ibu-ibu dan anak-anak.

"Kalau ibu-ibu biasanya tiap Jumat, tapi kalau anak-anak setiap hari," imbuhnya.

Dari spesifikasi tersebut, Masjid Jami Al-Ishlah mampu menapung hingga 700 jamaah.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Komentar
Tulis komentar Anda...(max 1500 karakter)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Berita Populer