Profil PAN Bandar Lampung

Kantor PAN Kota Bandar Lampung beralamat di Jalan Cut Mutia Nomor 57, Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung.

Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri
Kantor PAN Bandar Lampung berada di Jalan Cut Mutia Nomor 57, Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung. 

Tribunlampungwiki.com, Bandar Lampung - Partai Amanat Nasional merupakan salah satu partai politik lama di Indonesia. 

PAN disahkan pada 27 Agustus 2003. 

Berikut profil PAN Kota Bandar Lampung

Kantor PAN Kota Bandar Lampung beralamat di Jalan Cut Mutia Nomor 57, Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung.

PAN merupakan partai yang menghormati dan mendorong kemajemukan.

Baca juga: Profil Partai Golkar Lampung

Baca juga: Profil Partai Persatuan Pembangunan atau PPP

Partai ini merupakan kumpulan manusia Indonesia yang berasal dari berbagai keyakinan, pemikiran, latar belakang etnis, suku, agama dan gender.

Kelahiran Partai Amanat Nasional ( PAN) dibidani oleh Majelis Amanat Rakyat (MARA), salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto, PPSK Muhammadiyah, dan Kelompok Tebet.

Partai Amanat Nasional menentang segala bentuk kediktatoran, totaliterisme dan otoriterisme, karena berlawanan dengan harkat dan martabat manusia, memasung kebebasan dan menghancurkan hukum.

Partai ini menjunjung demokrasi, untuk mewujudkan tatanan sosial dan politik yang memungkinkan masyarakat madani mengawasi kekuasaan.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Bandar Lampung terus melakukan persiapan menjelang Pemilu, Pilkada, dan Pileg 2024 mendatang.

Target 8 Kursi

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung Edison Hadjar mengatakan, menjelang Pemilu 2024 mendatang, PAN Kota Bandar Lampung menargetkan delapan kursi legislatif.

"Target PAN menang dan meraih 8 kursi legislatif di Kota Bandar Lampung. Kita sudah siapkan kader dan menempatkan caleg-caleg yang berpotensi dalam bidangnya," terang Edison, Sabtu (14/1/2022). 

Edison menyampaikan, PAN Bandar Lampung telah melakukan perekrutan kader dan saksi di berbagai kelurahan.

"Kader dan saksi direkrut dari 126 kelurahan. Kini sudah ada 1.603 saksi yang akan bekerja di setiap TPS," tambahnya.

Di sisi lain, kini PAN memiliki program sistem informasi PAN (SIM- PAN). 

Aplikasi ini bisa mendeteksi data saksi, sehingga tidak ada saksi ganda atau saksi fiktif.

"Para saksi ini sudah dilakukan pengaderan dan pelatihan. DPD PAN Bandar Lampung saat ini sudah ada 3.700 orang. Data ini akan terus bertambah," ucapnya. 

" PAN fokus persiapan Pemilu 2024 dan wajib menang," tegasnya.

Sejarah Singkat PAN

Sejarah berdirinya Partai Amanat Nasional ( PAN) tak terlepas dari sosok Amien Rais, sang lokomotif gerakan Reformasi 1998.

Pasca keberhasilan menumbangkan Orde Baru, Amien Rais dan 49 rekannya yang tergabung dalam Majelis Amanat Rakyat (MARA) merasa perlu meneruskan cita-cita reformasi dengan mendirikan partai politik baru.

MARA yang merupakan salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto, bersama dengan PPSK Yogyakarta, tokoh-tokoh Muhamadiyah, dan Kelompok Tebet kemudian membidani lahirnya Partai Amanat Nasional ( PAN).

Setelah berhasil turut serta dalam menjatuhkan rezim Orde Baru, Amien Rais (ketua umum Muhammadiyah saat itu) berkeinginan untuk kembali ke Muhammadiyah.

Berlainan dengan itu, Amien Rais justru merasa terpanggil melanjutkan perjuangan setelah meruntuhkan rezim Indonesia untuk kembali membangun Indonesia.

Tujuannya tersebut membawanya mendirikan partai politik baru yang kemudian diberi bama Partai Amanat Nasional ( PAN).

Awalnya partai politik yang berasaskan Pancasila ini awalnya sepakat dibentuk dengan nama Partai Amanat Bangsa (PAB).

Namun akhirnya berubah nama menjadi Partai Amanat Nasional ( PAN) pada pertemuan tanggal 5-6 Agustus 1998 di Bogor.

PAN didirikan oleh 50 tokoh nasional, di antaranya Amien Rais, Faisal Basri, M Hatta Rajasa, Goenawan Mohammad, Rizal Ramli, Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Toety Heraty, Emil Salim, AM Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao, dan lainnya.

( Tribunlampungwiki / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1842 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved