PAN Lampung Target 11 Persen di Pemilu 2024 Mendatang

PAN bertujuan menjunjung dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan, kemajuan material dan spiritual.

Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri
PAN Lampung. 

Tribunlampungwiki.com, Bandar Lampung - DPW Partai Amanat Nasional ( PAN) Lampung dalam Pemilu 2024 mendatang menargetkan memperoleh sebanyak 64 kursi DPR atau 11 persen dari total kursi di DPR.

Selain itu, PAN Lampung juga fokus untuk menyusun rencana dalam mengamankan suara pada Pilpres, Pileg, serta Pilkada 2024 agar mencapai target pada saat Rakernas PAN.

Ketua DPW PAN Lampung Irham Jafar Lan Putra mengatakan, sejauh ini PAN Lampung sudah mempersiapkan diri jelang Pemilu 2024.

"Kita menargetkan dalam Pemilu 2024 memperoleh sebanyak 64 kursi DPR atau 11 persen dari total kursi di DPR," ujar Irham, Senin (9/1/2022).

"Untuk tingkat di DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota minimal harus terisi satu kursi setiap dapil," tambahnya.

Sejarah PAN

Sejarah berdirinya Partai Amanat Nasional ( PAN) tak terlepas dari sosok Amien Rais, sang lokomotif gerakan reformasi 1998.

Pasca keberhasilan menumbangkan Orde Baru, Amien Rais dan 49 rekannya yang tergabung dalam Majelis Amanat Rakyat (MARA) merasa perlu meneruskan cita-cita reformasi dengan mendirikan partai politik baru.

Majelis Amanat Rakyat (MARA) yang merupakan salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto, bersama dengan PPSK Yogyakarta, tokoh-tokoh Muhammadiyah, dan Kelompok Tebet kemudian membidani lahirnya Partai Amanat Nasional ( PAN).

Setelah berhasil turut serta dalam menjatuhkan rezim Orde Baru, Amien Rais (ketua umum Muhammadiyah saat itu) berkeinginan untuk kembali ke Muhammadiyah.

Berlainan dengan itu, Amien Rais justru merasa terpanggil melanjutkan perjuangan setelah meruntuhkan rezim Orba untuk kembali membangun Indonesia.

Tujuannya tersebut membawanya mendirikan partai politik baru yang kemudian diberi nama Partai Amanat Nasional ( PAN).

Awalnya partai politik yang berasaskan Pancasila ini awalnya sepakat dibentuk dengan nama Partai Amanat Bangsa (PAB), namun akhirnya berubah nama menjadi Partai Amanat Nasional ( PAN) pada pertemuan tanggal 5-6 Agustus 1998 di Bogor.

PAN didirikan oleh 50 tokoh nasional, di antaranya Prof Dr H Amien Rais, Faisal Basri MA, Ir M Hatta Rajasa, Goenawan Mohammad, Dr Rizal Ramli, Abdillah Toha, Dr Albert Hasibuan, Toety Heraty, Prof Dr Emil Salim, AM Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao, dan lainnya.

PAN disahkan berdasarkan pengesahan Depkeh HAM No. M-20.UM.06.08 tanggal 27 Agustus 2003.

Sebagai partai yang lahir di pengujung era Orde Baru, PAN pun didirikan dengan mengusung semangat Indonesia baru untuk menggantikan nuansa pemerintahan otoriter yang kental pada zaman Orba.

PAN bertujuan menjunjung dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan, kemajuan material dan spiritual.

Cita-cita partai juga berakar pada moral agama, kemanusiaan, dan kemajemukan, sedangkan selebihnya PAN menganut prinsip nonsektarian dan nondiskriminatif.

(Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1839 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved