Profil Krakakoa, Pabrik Cokelat di Lampung yang Mendunia

Krakakoa merupakan perusahaan penghasil cokelat asal Lampung. Tepatnya di Jalan Ikan Mas, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri
Krakakoa, pabrik cokelat asal Lampung. 

Tribunlampungwiki.com, Bandar Lampung - Siapa tidak suka cokelat? Kudapan satu ini sangat banyak penggemarnya, mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa. 

Nah, di Lampung ada pabrik cokelat bernama Krakakoa

Krakakoa merupakan perusahaan penghasil cokelat asal Lampung.

Tepatnya di Jalan Ikan Mas Nomor 46 Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Krakakoa berasal dari kata Krakatau dan Kakao.

Baca juga: Ada Sambal Baby Cumi dan Tempoyak Khas Lampung di Dapur Nana

Rasanya yang unik dan khasiatnya yang baik untuk kesehatan merupakan salah satu keunggulan dari cokelat.

Bahkan ada beberapa sumber mengatakan bahwa cokelat dapat memperbaiki mood yang sedang kurang baik dan mengurangi tingket stres setiap orang. 

Berikut profil Krakakoa yang merupakan produk cokelat Indonesia yang mendunia.

Krakakoa berdiri pada tahun 2013.

Krakakoa menyadari bahwa Indonesia juga memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan produk cokelat dari pohon cokelat asli Indonesia.

Yarika, staf Karakakoa Lampung, mengatakan, perusahaan ini bergerak di industri cokelat yang memberdayakan petani Indonesia dan memenangkan penghargaan internasional.

"Misi dari perusahaan ini adalah untuk memperbaiki taraf hidup para petani kakao di Indonesia dan juga mengupayakan stabilnya budi daya kakao," tutur Yarika kepada Tribunlampungwiki.com, Kamis (2/9/2022).

"Krakakoa dalam menjalankan bisnisnya sudah mendapatkan beberapa penghargaan seperti award pada tahun 2017 dan 2018 dari Academy of Chocolate di London," tambahnya.

Krakakoa percaya bahwa dengan mendukung dan memberdayakan para petani, maka Krakakoa dapat menghasilkan produk yang sempurna.

Saat ini, Krakakoa sudah melakukan ekspansi ke beberapa negara, seperti Singapura, Korea, Jepang, dan berbagai negara di Eropa.

Di Lampung sendiri, cokelat dapat dengan mudah ditemukan di supermarket.

Saat ini Krakakoa sudah memproduksi kakao di beberapa daerah di Lampung seperti Lampung Barat, Tanggamus, Pesisir Barat hingga Lampung Timur.

Berikan Latihan ke Petani

Yarika mengatakan bahwa Krakakoa bekerja sama dengan mitra untuk memberikan pelatihan kepada para petani kakao.

"Krakakoa saat ini bermitra dengan SwissContact untuk memberikan pelatihan penuh kepada 1.000 petani yang berada di daerah perbatasan dan taman nasional Lampung, Sumatera dan Sulawesi Barat," ujar Yarika.

Program pelatihan meliputi teknik pertanian organik, fermentasi, manajemen penyakit, dan konservasi, serta memberikan petani alat yang mereka butuhkan untuk pertanian dan pengolahan kakao.

Hasilnya, biji kakao fermentasi berkualitas tinggi dengan harga yang lebih kompetitif. 

Hal ini memberikan keamanan harga bagi petani dan insentif yang lebih tinggi yang dapat mereka gunakan dalam meningkatkan kualitas biji kakao daripada mengganggu secara ilegal di taman nasional.

Hingga saat ini, Krakakoa telah membantu 250 petani meningkatkan taraf hidup mereka melalui program mata pencarian dan dengan menjual hasil panen mereka dengan harga premium.

Dengan pengetahuan yang tepat dan alat yang tepat, para petani sekarang lebih dari siap untuk memenuhi permintaan besar akan kakao berkualitas tinggi di seluruh dunia.

Diketahui sebelumnya kakao adalah cokelat mentah dan bentuk paling murni dari cokelat yang tersedia di pasaran karena paling sedikit diproses dibandingkan dengan cokelat batangan atau bubuk kakao.

Kakao juga diakui memiliki jumlah antioksidan tertinggi, yang bermanfaat bagi kulit dan jantung dan pertahanan tubuh terhadap kanker tertentu. 

Kakao biasanya berbentuk bubuk, dan biasanya dipanaskan sebelum diproduksi. 

Kakao biasanya disebut sebagai kakao dengan kualitas lebih rendah, namun tetap mengandung manfaat dan biasanya lebih murah.

( Tribunlampungwiki.com / Bandar Lampung )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1689 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved