Batik Tulis Tapis di Assyafa Dibanderol Rp 1,5 Juta

Sulastri Oktavia, owner Assyafa Batik Tulis Lampung, menjelaskan, membuat batik tulis dapat memakan waktu hingga dua bulan.

Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri
Batik tulis tapis di Assyafa dibanderol mulai Rp 1,5 juta. 

Tribunlampungwiki.com, Bandar Lampung - Proses pembuatan batik tulis membutuhkan ketelitian dan ketelatenan tinggi.

Itulah yang membuat harga batik tulis menjulang tinggi.

Sulastri Oktavia, owner Assyafa Batik Tulis Lampung, menjelaskan, membuat batik tulis dapat memakan waktu hingga dua bulan.

"Sebenarnya untuk batik tulis sendiri itu tergantung dengan pola yang dibuat. Kalau polanya rumit, biasanya karyawan butuh waktu sebulan lebih untuk menyelesaikannya," ujar Sulastri Oktavia, Selasa (30/8/2022).

Tidak heran jika batik tulis dibanderol dengan harga tinggi. 

Baca juga: Tas Tapis Lampung di Yeni Zahra Craft Hanya Rp 400 Ribuan

Sebagai contoh, Assyafa Batik Tulis Lampung menjual batik tulis tapis seharga Rp 1,5 juta.

"Jadi di sini kita memadukan antara batik tulis dengan ciri khas kain Lampung yaitu dengan kain tapis," terangnya.

Kain tapis sendiri merupakan salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat Lampung yang dibuat dari benang katun dan benang emas.

Kain tapis adalah pakaian adat wanita Lampung yang berbentuk kain sarung.

Pakaian adat itu tidak saja berfungsi sebagai pelindung tubuh dari gangguan alam sekitar, tapi juga berfungsi sebagai perhiasan, lambang kesucian, perlengkapan upacara keagamaan.

Adapun waktu pembuatan kain batik tulis tapis di Assyafa Batik Tulis Lampung memakan waktu kurang lebih dua bulan.

Proses Pembuatan Batik Tulis

Kain batik adalah kebudayaan khas Indonesia yang telah menjadi kebanggaan dari zaman dahulu kala.

Kebudayaan yang khas ini pun telah mendapat pengakuan di mata dunia.

Oleh karenanya, menjaga dan melestarikannya menjadi tugas kita semua.

Batik sendiri terdiri dari kain batik tulis, batik print, dan cap.

Nilai tertinggi ada pada jenis kain batik tulis karena proses pembuatannya yang memerlukan proses yang sulit dan panjang.

Batik tulis dibuat secara langsung oleh sentuhan pembatik dengan melukiskan kain kosong dengan lilin malam.

Lukisan pada kain yang indah nantinya menjadi kain batik yang dapat dibentuk menjadi beragam pakaian dan kebutuhan kain lainnya.

Proses pembuatan batik tulis:

1. Nyungging, yaitu tahap pertama pembuatan pola di atas kertas.

2. Njaplak, yaitu proses pemindahan pola dari kertas ke kain.

3. Nglowong, yaitu tahap melekatkan lilin dengan menyesuaikannya pada pola yang telah dibuat.

4. Ngiseni, yaitu roses memberikan ornamen-ornamen seperti gambar bunga, tumbuhan, atau hewan.

5. Nyolet, yaitu proses mewarnai dengan kuas.

6. Mopok, yaitu menutup bagian yang telah diwarnai dengan malam atau lilin.

7. Nembok, yaitu tahap untuk menutup bagian latar belakang pola yang tidak diwarnai.

8. Ngelir, yaitu proses pewarnaan kain dengan merendamnya pada pewarna alami atau kimia secara menyeluruh.

9. Nglorod, yaitu perendaman kain ke dalam air mendidih untuk meluruhkan malam.

10. Ngrentesi, yakni proses memberikan titik pada klowongan menggunakan canting dengan jarum tipis.

11. Nyumri, yakni penutupan bagian tertentu dengan malam.

12. Nglorod, yakni tahap meluruhkan dan melarutkan malam pada kain. Dilakukan dengan memasukkan kain ke air mendidih.

( Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1685 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved