Jilbab hingga Tumbler Ecoprint di Kahut Sigerbori

Kahut Sigerbori beralamat di Jalan ZA Pagar Alam, Gang Ken Arok Nomor 10/22, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri
Tenant Kahut Sigerbori di Lapangan Saburai, Bandar Lampung. 

Tribunlampungwiki.com, Bandar Lampung - Kahut Sigerbori merupakan salah satu produk yang menggunakan sistem pembuatan menggunakan bahan alam dengan sistem penggunaan ecoprint.

Ecoprint adalah suatu cara mewarnai dan memotif serat alam dengan menggunakan pewarna alam, seperti kayu, daun dan akar.

Kahut Sigerbori sendiri berasal dari kata Lampung Pesisir.

Kahut artinya cinta atau kesayangan.

Sedangkan siger diambil dari sebuah lambang khas Lampung yakni mahkota.

Baca juga: Sejarah Bawaslu, Ada karena Krisis Kepercayaan terhadap Pemilu

Bori adalah sebuah teknik mengikat kain atau memotif kain dari Jepang.

Kahut Siger Bori juga bertujuan agar masyarakat Lampung lebih menyayangi dan membanggakan produk dari Lampung ini dan tetap melestarikan kebudayaan Lampung melalui produk yang mereka buat.

Kahut Sigerbori ambil bagian dalam Festival UMKM Lampung Hebat di Lapangan Saburai, Kota Bandar Lampung.

Dari pantauan Tribunlampungwiki.com, di tenant Kahut Sigerbori terdapat pilihan jenis kain hingga jilbab yang sangat best seller.

Ahmad Farizal, karyawan Kahut Sigerbori, menjelaskan bahwa ada beberapa pilihan yang tersedia di tenant UMKM tersebut.

"Di sini kita menjual seperti jilbab segiempat, kain, totebag, topi hingga baju yang dibuat dengan cara teknik ecoprint," terang Ahmad, Jumat (12/8/2022).

Produk ecofriendly saat ini menjadi produk yang bernilai, dimana produk ini ramah lingkungan, mulai dari bahan baku hingga proses pembuatannya.

Kahut Sigerbori merupakan salah satu produk ecoprint berbasis ecofriendly yang didirikan oleh seorang ibu rumah tangga sekaligus perajin benang dan kain bernama Anggraini Kumalasari.

Kahut Sigerbori beralamat di Jalan ZA Pagar Alam, Gang Ken Arok Nomor 10/22, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Ahmad Farizal menjelaskan, Anggraini merintis usahanya sejak 2018.

"Berawal melihat motif-motif ecoprint di Pinterest, kemudian mulai mempelajarinya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan dan yang harus diketahui sama temen-temen juga bahwa corak yang ada saat ini itu limited edition karena memang tidak ada yang sama untuk proses selanjutnya," terang Ahmad.

Berikut daftar harga produk Kahut Sigerbori:

- Hijab segiempat Rp 125.000 dengan bahan oval

- Kain berbahan katun dengan ukuran 2x1 meter mulai Rp 325.000

- Totebag dengan 2 jenis mulai Rp 100.000

- Topi dengan bahan baby canvas Rp 190.000

- Tumbler Rp 125.000

- Baju Rp 350.000.

( Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1655 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved