Bus Dilarang Parkir Malam Hari, Terminal Rajabasa Bandar Lampung Kini Semakin Tertib

Terhitung mulai 1 Agustus 2022 terdapat pemberitahuan bertulisan "Terminal bukan pool bus dan bukan tempat perbaikan kendaraan".

Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri
Terminal Rajabasa, Bandar Lampung kini lebih tertib dan tertata. 

Tribunlampungwiki.com, Bandar Lampung - Terminal Rajabasa, Bandar Lampung menerapkan aturan baru bagi pengelola armada bus.

Terhitung mulai 1 Agustus 2022, staf dan pengurus bidang pelayanan Terminal Rajabasa membagikan pemberitahuan untuk para agen.

Adapun pemberitahuan tersebut bertulisan "Terminal bukan pool bus dan bukan tempat perbaikan kendaraan".

Hal tersebut dirasa sudah menjadi hal yang lumrah.

Sebelumnya banyak bus yang stay di dalam Terminal Rajabasa, bahkan menggunakan lahan untuk mencuci dan membersihkan bus.

Baca juga: Pelayanan Bagus, Penumpang di Stasiun KA Tanjungkarang Terus Meningkat

Marsusi, Kepala Bidang Pelayanan Terminal Rajabasa, mengatakan, saat ini pengurus terus berupaya mengubah pola-pola lama yang dirasa kurang baik untuk terminal ke depannya.

"Biasanya banyak agen yang membiarkan busnya berada di sini hingga tengah malam, bahkan menginap di sini dengan kondisi sopir yang tidak ada di tempat. Bahkan mereka sampai mencuci dan membersihkan bus di terminal," kata Marsusi, Senin (8/8/2022).

"Oleh karenanya, kita selaku pengurus di sini memberikan pemberitahuan secara tertulis kepada seluruh pelayanan bus untuk tidak mengikuti pola lama," lanjutnya.

Adapun untuk pelayanan menurunkan atau pemberangkatan tetap diperbolehkan hingga malam hari.

"Sebenarnya yang kita tekankan bus yang biasanya diinapkan di sini agar tidak seperti itu kembali. Alangkah baiknya jika bus tersebut dibawa oleh sopirnya. Namun jika ada penumpang yang hendak pergi atau turun di Terminal Rajabasa malam hari tetap diperbolehkan," terangnya.

Adapun isi surat pemberitahuan tersebut sebagai berikut:

Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa.

Dasar hukum:

- UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan

- Peraturan Menteri Perhubungan No 67 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan

- Peraturan Menteri Perhubungan No 15 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek

- Peraturan Menteri Perhubungan No 24 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan

Dalam bab I, Pasal 1 ayat 4 Peraturan Menteri Perhubungan No 15 Tahun 2019 disebutkan bahwa terminal adalah pangkalan kendaraan bermotor umum yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan keberangkatan, kenaikan dan menurunkan orang atau barang serta perpindahan moda angkutan.

Dalam bab XI disebutkan fasilitas penyimpanan kendaraan dan agen, bagian kesatu fasilitas penyimpanan kendaraan, pasal 91 ayat 1 menerangkan bahwa perusahaan angkutan umum harus memiliki atau menguasai fasilitas penyimpanan kendaraan bermotor.

Ayat 2 fasilitas penyimpanan kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 berdungsi sebagai tempat parkir kendaraan dan tempat pemeliharaan dan perbaikan kendaraan.

Dalam surat pemberitahuan itu disebut terminal bukan pool bus dan bukan tempat perbaikan kendaraan.

Surat tersebut berlaku sejak 1 Agustus 2022, dimana bus dilarang parkir pada malam hari di dalam terminal dan kembali parkir untuk keberangkatan pada pukul 05.00 WIB.

Dengan adanya surat pemberitahuan tersebut, kini Terminal Rajabasa tampak lebih rapi dan tertata.

( Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1647 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved