SMP Xaverius 2 Bandar Lampung Miliki Program Rutin Terkait Literasi

Xavepa menerapkan sistem kurikulum 2013 sesuai dengan anjuran pemerintah yang nantinya akan beralih sebagai kurikulum merdeka

Tribunlampungwiki.com / Resky ms
Xavepa 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - SMP Xaverius 2 Lampung'>Bandar Lampung saat ini menerapkan sistem kurikulum 2013 sesuai dengan anjuran pemerintah yang nantinya akan beralih sebagai kurikulum merdeka.

Menurut Kepala Sekolah SMP Xaverius 2 Lampung'>Bandar Lampung, kurikulum yang digunakan Xavepa tetap dengan aturan pemerintah dan nantinya akan dikembangkan menjadi kurikulum merdeka.

Sekolah berakreditasi A ini diketahui telah berdiri sejak tahun 1970.

Sistem penyelenggaraan pendidikan menggunakan sistem paket, yaitu sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum SMP Xaverius 2 Lampung'>Bandar Lampung.

Adapun gerakan literasi atau program rutin SMP Xaverius 2 Lampung'>Bandar Lampung, sebagai berikut:

Literasi Sekolah dalam konteks GLS adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Baca juga: Profil SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Berdiri Sejak Tahun 1970

Model Program Literasi

Program Tahunan

Melaksanakan Lomba Literasi dalam rangka bulan Bahasa yang dilaksanakan pada bulan Oktober . Jenis lomba meliputi :

Melukis Poster.

Menulis Puisi.

Menulis Cerpen.

Membuat Resume.

Membuat Mading.

Mengikuti lomba GLSN.

Program Bulanan

Menerbitkan/menayangkan majalah dinding oleh peserta ekskul madding dan sekbid bidang jurnalistik OSIS SMP Xaverius 2 Lampung'>Bandar Lampung.

Program Harian

Melaksanakan kegiatan literasi berupa pembiasaan membaca selama 15 menit setelah doa pagi

Membuat catatan singkat tentang bacaan yang dipilih.

Membuat refleksi mata pelajaran.

Program Pendukung

Menyediakan Mading kelas.

Menyediakan lemari penyimpanan buku di setiap kelas.

Menambah buku bacaan diperpustakaan sesuai kebutuhan.

Layanan di perpustakaan dilakukan setiap saat sesuai hari dan jam kerja.

( Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1558 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved