Biodata AKP Jan Piter Napitupulu yang Dicopot sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan

Biodata AKP Jan Piter Napitupulu yang dicopot sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan. Imbas dari pedagang dipukul preman jadi tersangka.

Editor: taryono2019
Tribun Medan
Biodata AKP Jan Piter Napitupulu yang dicopot sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Biodata AKP Jan Piter Napitupulu yang dicopot sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan.

Hal ini merupakan imbas dari pedagang dipukul preman jadi tersangka.

TKP di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Jan Piter Napitupulu belakangan ini jadi perbincangan publik.

AKP Jan Piter Natipulu menangis ketika mengucapkan salam perpisahan kepada anak buahnya saat meninggalkan Polsek Percut Seituan.

AKP Jan Piter akan mulai tugas barunya sebagai perwira di Polrestabes Medan.

"Maafkan saya kalau saya sering memarah marahi kalian," ujarnya kepada anggota sembari terisak menangis.

"Selaku kapolsek saya banyak kekurangan kepada kalian. Terkadang saya harus marah, merepet kepada kalian. Tetapi semuanya untuk kebaikan, supaya kita berhasil," sambungnya. 

Baca juga: Biodata Kim Seon Ho, Pemain Drakor yang Terseret Skandal Aborsi Mantan Pacar

Selanjutnya ia pamit bersama dengan Kanit Reskrim, Iptu Mambela Karokaro dimana Jan Piter akan melanjutkan ketempat barunya yakni di Polda Sumut, sedangkan Mambela Karokaro akan menuju ke Polrestabes Medan.

Selanjutnya ia pun keluar menuju halaman luar dengan di sambut oleh petugas yang sembari berpelukan dan menitikkan air mata.

Namun, Jan Piter tidak menyebutkan di bagian mana ia ditempatkan.

"Untuk selanjutnya, bertugas di tempat baru di Polrestabes Medan," sebutnya.

Dituding aniaya anggotanya

Diberitakan sebelumnya, AKP Jan Piter dituding melakukan penganiayaan kepada anggotanya.

Namun fakta lain justru diungkap saksi.

Menurut saksi mata, AKP Jan Piter Napitupulu tidak melakukan penganiayaan kepada Brigadir Faisal Ariandi.

Malah, kata saksi, Brigadir Faisal Ariandi sengaja guling-guling di tanah, hingga tubuh dan wajahnya luka.

"Saya melihat langsung kejadian itu. Dia (Faisal) sempat mohon-mohon di depan Kapolsek," kata saksi mata, Yudi Wibowo Sianturi, Jumat (1/10/2021).

Menurut Yudi, sebelum ditangkap karena merobohkan tembok bangunan pesantren di Desa Saentis, Faisal sempat terlihat makan durian bersama seorang lelaki di Jalan Cemara, sekitar Komplek Cemara Asri.

Lelaki yang mengajak Faisal makan durian adalah Haji Burhan, pemilik pesantren yang temboknya dirobohkan Faisal.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
1217 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved