Biodata Sabam Sirait, Pendiri PDI Perjuangan

Biodata Sabam Sirait, politikus senior sekaligus pendiri PDIP. Sabam Sirait meninggal dunia, Rabu 29 September 2021 malam sekitar pukul 22.37 WIB.

Editor: taryono2019
Ho/Tribunnews
Biodata Sabam Sirait, politikus senior sekaligus pendiri PDIP. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Biodata Sabam Sirait, politikus senior sekaligus pendiri PDIP yang meninggal dunia, Rabu 29 September 2021 malam sekitar pukul 22.37 WIB.

Jenazah Sabam Sirait kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Utama Nasional (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu 3 Oktober 2021, sore.

Anggota DPD RI itu mengembuskan napas terakhir dalam usia 85 tahun di RS Siloam Karawaci Tangerang, Banten. 

"Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga Bapak Sabam Sirait (Ompung Marsahala Doli) (Usia 85 tahun) Rabu 29 September 2021 pukul 22.37 WIB di RS Siloam Karawaci," tulis keterangan yang diterima redaksi. 

Sabam meninggalkan istri, empat anak, dan delapan cucu.

Profil Sabam Sirait

Sabam dikenal sebagai politikus kawakan.

Baca juga: Biodata Indro Warkop yang Sedih Pikirkan Nasib 3 Personel Warkopi

Dikutip dari biodatanya di laman resmi KPU, ia lahir di Tanjungbalai, Sumatera Utara pada 13 Oktober 1936.

Setelah menyelesaikan sekolah di SMA Nasrani Medan tahun 1955, Sabam melanjutkan kuliah tingkat Doktoral II (D-2)- Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Ia lulus tahun 1958.

Sejak mahasiswa, Sabam sudah aktif berorganisasi.

Tercatat ia pernah menjabat sebagai Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Jakarta (1958-1960). 

Keaktifannya berorganisasi terus berlanjut ke dunia politik dengan menduduki sejumlah posisi strategis di partai politik. 

Di antaranya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kristen Indonesia (Parkindo) pada 1961-1967, Sekjen Parkindo (1967-1973), Sekjen Koordinator DPP PDI (1973-1976), Sekjen DPP PDI (1976-1986), dan Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan (2005-2009).

Selain itu, Sabam juga turut terlibat dalam penandangatangan Deklarasi Pembentukan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973. 

Ia juga terlibat mendirikan PDI Perjuangan pada September 1998.

Sabam mencalonkan diri sebagai anggota DPD dari Dapil DKI Jakarta pada 2013. Namun, saat itu, ia gagal menjadi anggota DPD.

Baca juga: Profil Ayu Utami, Jurnalis dan Sastrawan Berkebangsaan Indonesia

Pada 2018, Sabam akhirnya menjadi anggota DPD melalui proses pergantian antar waktu (PAW) menggantikan AM Fatwa yang meninggal dunia.

Pada Pemilu 2019, Sabam kembali mencalonkan sebagai anggota DPD dari dapil yang sama dan lolos ke Senayan dengan perolehan suara terbanyak kedua 626.618 suara. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
1148 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved