Profil Ayu Utami, Jurnalis dan Sastrawan Berkebangsaan Indonesia

Ayu Utami mulai kariernya sebagai model dengan menjadi finalis gadis sampul Majalah Femina pada 1990.

Tribunnews.com
Profil Ayu Utami 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Profil Ayu Utami, jurnalis dan sastrawan berkebangsaan Indonesia.

Ayu Utami mengawali kariernya dalam dunia modeling.

Ayu Utami mulai kariernya sebagai model dengan menjadi finalis gadis sampul Majalah Femina pada 1990.

Setelah itu ia bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan pemasok senjata.

Baca juga: Sosok Letnan Jenderal Witramin, Kapten Pembela Tanah Air (PETA)

Baca juga: Biodata Oemar Said Tjokroaminoto, Tokoh Nasionalis Indonesia

Ia lahir di Bogor, Jawa Barat pada 21 November 1968.

Ayu Utami adalah putri dari pasangan Johanes Hadi Sutaryo dan Bernadeta Suhartinah.

Nama lengkapnya adalah Justina Ayu Utami, namun ia lebih populer dengan nama Ayu Utami.

Namanya dikenal luas setelah novelnya yang berjudul "Saman" menjadi pemenang dalam sayembara penulisan roman Dewan Kesenian Jakarta 1998.

Novel tersebut laris di pasaran, dan dalam kurun waktu tiga tahun terlah terjual 55 ribu eksemplar.

Karier

Baca juga: Profil Slamet Riyadi, Sosok Tentara Indonesia dan Pahlawan Nasional asal Surakarta

Baca juga: Nabila Maharani Geluti Olahraga Tinju, Bermanfaat Turunkan Berat Badan

Ayu Utami juga pernah bekerja di Hotel Arya Duta sebagai guest public relation.

Hingga kemudian ia terjun ke dunia jurnalistik.

Ayu Utami bekerja sebagai wartawan lepas di Matra, wartawan Forum Keadilan, dan wartawan D&R.

Ia bahkan pernah menjadi anggota Sidang Redaksi Kalam, serta Kurator Teater Utan Kayu.

Ayu juga menjadi salah satu pendiri Anggota Jurnalis Independen (AJI).

Pada tahun 1994, Ayu Utami termasuk wartawan yang ikut menandatangani Deklarasi Sinargalih, yang merupakan tonggak berdirinya AJI.

Untuk itu, ia harus rela dipindah dari bagian redaksi ke bagian pemasaran di tempat ia bekerja, majalah Forum.

Kariernya dalam dunia sastra itu ia mulai ketika ia mencoba mengirimkan cerpenya ke Majalah Humor.

Setelah itu ia kerap menulis cerita-cerita fiksi lainnya seperi "Larung, Manjali dan Cakrabirawa dan Bilangan Fu".

Pendidikan

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved