Profil Sugondo Djojopuspito, Sosok Pemimpin Kongres Pemuda II

Sugondo Djojopuspito sosok pemimpin kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928 yang pernah menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia

Tribunnews.com
Profil Sugondo Djojopuspito 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Profil Sugondo Djojopuspito adalah sosok pemimpin kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928.

Kongres ini menghasilkan ikrar pemuda yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda.

Adapun motto dari ikrar tersebut adalah Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa: Indonesia.

Baca juga: Profil Moehammad Jasin Merupakan Tokoh Pejuang yang Berasal dari Militer Indonesia

Baca juga: Profil Sarwo Edhie Wibowo Sosok Tokoh Letjen TNI yang Menumpaskan Gerakan September 1965

Sugondo Djojopuspito pernah menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia, anggota PNI, PSI, dan BPKNIP.

Sugondo lahir di Tuban, Jawa Timur, 22 Februari 1905 dan meninggal dunia di Yogyakarta pada 22 April 1978.

Ia disemayankan di makam Keluarga Taman Siswa "Wijaya Brata" di Desa Celeban Yogyakarta.

Untuk mengenang jasanya, ia diberikan anugerah Bintang Jasa Utama.

Anugerah tersebut diterima oleh putri tertuanya pada 17 Agustus 1978.

Pendidikan

Baca juga: Profil Joesoef Ronodipoero, Pahlawan Indonesia dan Pendiri Radio Republik Indonesia

Baca juga: Biodata Jusuf Kunto Merupakan Tokoh Golongan Muda yang Menculik Soekarno

Sugondo mendapat pendidikan pertama di Hollandsch Inlansch School (HIS) di Tuban.

Setelah lulus, ia meneruskan pendidikan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Surabaya.

Kemudian melanjutkan studinya ke Algemeen Middelbare School (AMS) di Yogyakarta.

Selama ia menempuh pendidikan di Yogyakarta, Sugondo dan adiknya tinggal di rumah Ki Hajar Dewantara.

Sugondo pun gemar membaca buku dalam beragam bahasa, misalnya Inggris, Belanda, Prancis, dan Jerman.

Sejak remaja, Sugondo mulai tertarik dengan politik ketika berada di Yogyakarta.

Namun, Sugondo tidak dapat menjadi anggota politik karena ia masih seorang pelajar.

Meskipun begitu, ia sering mengunjungi rapat-rapat umum.

Keluarga

Sugondo pindah ke Bandung karena bekerja sebagai kepala sekolah Taman Siswa pada tahun 1932.

Sugondo menikahi seorang wanita bernama Suwarsih di Bogor tahun 1932.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved