Sosok Kolonel Sugiyono, Pahlawan Nasional Indonesia yang Menjadi Korban Peristiwa G30S/PKI

Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto merupakan seorang pahlawan nasional Indonesia dan salah satu korban peristiwa Gerakan 30 September

Tribunnews.com
Kolonel Sugiyono 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Sosok Kolonel Sugiyono adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia dan salah satu korban peristiwa G30S/PKI.

Kolonel Inf. Anm. R. Sugiyono Mangunwiyoto atau Kolonel Sugiyono lahir di Gedaren, Sumbergiri, Ponjong, Gunung Kidul pada 12 Agustus 1926.

Sugiyono menjalankan pendidikannya di sekolah guru.

Baca juga: Sosok Ali Hamza yang Kerap Membagikan Konten Edukatif di Akun TikTok Pribadinya

Baca juga: Biodata William Sunito CEO TokoWahab.com

Setelah tamat sekolah guru, ia tidak melanjutkannya menjadi seorang guru.

Namun, ia masuk pendidikan Pembela Tanah Air (PETA) atau kesatuan militer Jepang.

Saat itu, Sugiyono diangkat menjadi Budanco (komandan pleton di Wonosari.

Sugiyono mengawali karier militernya setelah Indonesia merdeka, menjadi anggota dari Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Ia juga merupakan mantan Kepala Korem 072/ Pamungkas.

Kolonel Sugiyono meninggal dunia 1 Oktober 1965 dan disemayamkan di TMP Semaki, Yogayakarta.

Kolonel Inf. (Anumerta) R. Sugiyono Mangunwiyoto merupakan seorang pahlawan nasional Indonesia dan salah satu korban peristiwa Gerakan 30 September.

Baca juga: Profil Mohammad Yamin Sosok Pelopor Sumpah Pemuda

Baca juga: Profil Koes Hendratmo Sosok Presenter Berpacu Dalam Melodi yang Dikabarkan Meninggal Dunia

Karier

Pada 5 Oktober 1945, Sugiyono di BKR menjabat sebagai Komandan Seksi BKR atau yang diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Ia juga menjadi Ajudan omandan Brigade 10 Divisi Letkol Soeharto pada tahun 1946.

Selain itu, Sugiyono pernah menjadi perwira Operasi Brigade C di Yogyakarta.

Setelah perang kemerdekaan, Sugiyono menjabat sebagai Komandan Kompi 4 Batalyon 411 Brigade C di Purworejo.

Bahkan, ia juga menjabat sebagai kapten.

Pada saat itu, Sugiyono ditugaskan di Batalyon 436 di Magelang.

Tahun 1958, Sugiyono diangkat sebagai Wakil Komandan Batalyon 411 di Semarang.

Sejak Mei 1961, ia memegang jabatan sebagai Komandan Batalyon 411 atau Banteng Raiders III berpangkat Mayor.

Kemudian, Sugiyono menjadi Komandan Kompi 0718 di Pati.

Sugiyono terakhir kali ditugaskan di Yogyakarta dan menjabat sebagai Komandan Kodim.

Meskipun demikian, ia juga merangkap menjadi Pejabat Sementara Kepala Staf 072.

Penculikan

Pada 1 Oktober 1965 pukul 04.00 WIB, Sugiyono telah meninggalkan Yogyakarta ke Pekalongan.

Namun, ia sempat singgah di Semarang, kemudian ia mendapatkan kabar jika kolonel Katamso sedang berada di Kentungan.

Akhirnya Sugiyono memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta.

Pada saat di tengah perjalanan, ia bertemu dengan Pangdam VII Suryosumpeno.

Ia pun menyarankan agar Surgiyono tidak kembali ke Yogyakarta, namun Sugiyono tidak menghiraukan imbuan tersebut.

Setibanya di Yogyakarta, Sugiyono langsung menuju ke rumah Kolonel Katamso.

Saat itulah ia mendengar bahwa Katamso telah diculik.
Sugiyono lantas menuju markas Korem 72 yang ternyata sudah dikepung oleh para pemberontak.

Pada 2 Oktober 1965 malam, ia dibawa menuju ke Kentungan.

Meninggal

Pada saat di Kentungan, Sugiyono dipukul hingga tewas.

Kemudian jasadnya dimasukkan ke dalam sumur yang sudah disediakan bersama dengan tubuh Katamsi.

Pada 21 Oktober 1965, jasad Sugiyono dan Katamso baru ditemukan.

Ia disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta.

Sugiyono juga diberi gelar Pahlawan Nasional pada 5 Oktober 1965, berdasarkan Surat Kepres RI No. 111KOTI/1975.

Baca juga: Profil Kolonel Abdul Latief, Salah Satu Tentara yang Menjadi Saksi Peristiwa G30S/PKI

Baca juga: Biodata Ahmad Yani Sosok Komandan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com, dengan Kolonel Sugiyono

( Tribunlampungwiki / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1111 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved