Profil Lettu Pierre Tendean Seorang Perwira Militer Indonesia yang Menjadi Korban G30S/PKI

Pierre Tendean disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata bersama enam perwira korban G30S/PKI lainnya

Tribunnews.com
Profil Lettu Pierre Tendean 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Profil Lettu Pierre Tendean merupakan sosok ajudan Jenderal AH. Nasution dan seorang perwira militer Indonesia yang menjadi korban G30S/PKI.

Ia mengawali karier militernya menjadi intelijen.

Tahun 1963, ajudan Jenderal AH. Nasution yang bernama Kapten Kav Adolf Gustaf Manullang gugur dalam misi perdamaian di Kongo Afrika. Kemudian Pierre Tendean ditunjuk untuk menggantikannya.

Baca juga: Sosok Ali Hamza yang Kerap Membagikan Konten Edukatif di Akun TikTok Pribadinya

Baca juga: Biodata William Sunito CEO TokoWahab.com

Dengan pangkat Letnan Satu Czi, ia dipromosikan menjadi Kapten Anumerta setelah kematiannya.

Pierre Tendean disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata bersama enam perwira korban G30S/PKI lainnya.

Ia juga ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi Indonesia pada tanggal 5 Oktober 1965.

Kehidupan Pribadi

Pierre Tendean merupakan anak ketiga dari pasangan seorang berdarah Minahasa L Tendenan dan wanita Indonesia berdarah Perancis Maria Elizabeth Cornet.

Pierre Tendean lahir di Jakarta 21 Februari 1939.

Ia belajar pendidikan di sekolah dasar di Magelang, lalu melanjutkan SMP dan SMA di tempat ayahnya bertugas, Semarang.

Baca juga: Profil Mohammad Yamin Sosok Pelopor Sumpah Pemuda

Baca juga: Profil Koes Hendratmo Sosok Presenter Berpacu Dalam Melodi yang Dikabarkan Meninggal Dunia

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved