Profil Kolonel Abdul Latief, Salah Satu Tentara yang Menjadi Saksi Peristiwa G30S/PKI

Kolonel Abdul Latief dikenal sebagai anak buah dan sejawat Soeharto, ia menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri I Kodam V Jaya

Tribunnews.com
Profil Kolonel Abdul Latief 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Profil Kolonel Abdul Latief adalah seorang tentara yang menjadi saksi peristiwa Gerakan 30 September pada tahun 1965.

Pada saat peristiwa G30S/PKI, Kolonel Abdul Latief menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri I Kodam V Jaya.

Kolonel Latief mendapatkan bocoran tentang peristiwa yang akan terjadi pada malam 30 September sampai 1 Oktober 1965, kemudian ia bertemu Panglima Kostrad atau Pangkostrand yang pada saat itu dijabat oleh Soeharto.

Baca juga: Sejarah Monumen Krakatau, Mengenang Letusan Gunung Krakatau Tahun 1883

Baca juga: Profil Dea Panendra Aktris yang Dikenal Melalui Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak

Kolonel Abdul Latief dikenal sebagai anak buah dan sejawat Soeharto kala itu.

Ia sempat ditangkap karena dituduh makar dan terlibat dalam peristiwa G30S/PKI.

Ia ditangkap pada tanggal 2 Okteober 1965 di rumah saudara sepupu istrinya di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta.

Pada akhirnya, ia dimasukan dalam penjara sejak 11 Oktober hingga dibebaskan pada 25 Maret 1999.

Kolase foto Komandan Brigade Infanteri I Kodam V Jaya, Kolonel A Latif dan Pangkostrad Soeharto

Sejarah

Baca juga: Profil Gibran Huzaifah Seorang CEO dan Co-Founder eFishery

Baca juga: Profil Putri Tanjung Sosok CEO Creativepreneur Event Creator

Sebelum kejadian G30S/PKI, Kolonel Abdul Latief sempat bertemu Soeharto di RSPAD.

Namun, Soeharto hanya melihat Kolonel Abdul Latief dari kejauhan dan tidak ada interaksi pada malam itu.

Sebelum dua hari menjelang peristiwa itu, Kolonel Abdul Latief sempat menemui Soeharto di kediamannya yang berda di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.

Saat itu, mereka berdua membicarakan keadaan keluarga masing-masing.

Hingga, Kolonel Abdul Latief memberi tahu Soeharto, jika akan ada suatu gerakan yang akan membunuh para jenderal TNI AD.

Namun saat itu, Soeharto tidak melakukan tindakan apapun terkait laporan yang diberikan kolonel Abdul Latief.

Karena laporan itu tidak digubris Soeharto, Abdul Latief kembali menemuinya di RSPAD Gatot Subroto.

Pada saat itu Soeharto sedang menunggui anak bungsunya yang bernama Hutomo Mandala Putra yang sedang menjalani pengobatan karena tersiram sop panas.

Bahkan laporan keduanya tidak digubris lagi oleh Soeharto.

Peristiwa G30S/PKI

Pada akhirnya peristiwa itu benar-benar terjadi.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1099 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved