Sejarah Monumen Krakatau, Mengenang Letusan Gunung Krakatau Tahun 1883

Buat warga Lampung tentunya sudah tak asing lagi dengan Monumen Krakatau yang terletak di Bandar Lampung. Berikut, sejarah Monumen Krakatau.

Tribunlampung.co.id/Resky Mertarega Saputri
Ilustrasi. Buat warga Lampung tentunya sudah tak asing lagi dengan Monumen Krakatau yang terletak di Bandar Lampung. Berikut, sejarah Monumen Krakatau. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Buat warga Lampung tentunya sudah tak asing lagi dengan Monumen Krakatau yang terletak di Lampung'>Bandar Lampung.

Berikut ini, ulasan singkat mengenai Monumen Krakatau'>sejarah Monumen Krakatau.

Monumen Krakatau yang terletak di Jl. W.R. Supratman, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Baca juga: Sejarah Pasar Cimeng, dari Lapangan Bola Kini Jadi Pasar Tradisional di Bandar Lampung

Baca juga: Rumah Daswati, Cikal Bakal Terbentuknya Provinsi Lampung

Monumen tersebut merupakan satu di antara Lampung'>Bandar Lampung'>landmark Lampung'>Bandar Lampung.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Lampung'>Bandar Lampung M Yudhi mengungkapkan, Monumen Krakatau didirikan untuk mengenang letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada Tahun 1883.

"Tujuan utama dibangun Monumen Krakatau ini agar warga Lampung, khususnya Lampung'>Bandar Lampung bisa mengenang letusan Gunung Krakatau Tahun 1883," kata M Yudhi, kepada Tribunlampungwiki.com, Kamis, 26 Agustus 2021.

Sejarah Monumen Krakatau

Diketahui dalam sejarah, pada 1883 Gunung Krakatau meletus dan mengakibatkan gempa serta tsunami yang memakan korban hingga 36.000 jiwa.

Sekitar 12.000 masyarakat Lampung kala itu menjadi korban, selebihnya korban juga berjatuhan di Banten.

Dahsyatnya lagi, letusan Gunung Krakatau mampu mengubah iklim dunia.

Semburan vulkaniknya bahkan sampai menjangkau negara-negara di benua Amerika dan Afrika.

Untuk mengenang kedahsyatan bencana alam tersebut, dibangunlah suatu tugu yang diberi nama Monumen Krakatau.

"Bangunan utama Monumen Krakatau merupakan mercusuar yang menjadi saksi bisu dahsyatnya tsunami yang ditimbulkan akibat letusan Gunung Krakatau," jelas M Yudhi.

Yudhi juga mengatakan, sejumlah peninggalan akibat letusan tersebut, juga dapat dilihat di museum Lampung, Taman Dipangga dan di parkiran kompleks perkantoran Pemkot Lampung'>Bandar Lampung.

Monumen Krakatau juga dilengkapi berbagai relief yang menggambarkan kehidupan masyarakat Lampung sebelum dan pasca-letusan Gunung Krakatau.

Kondisi Monumen Krakatau Saat ini

Terpantau kondisi Monumen Krakatau saat ini menjadi salah satu objek wisatawan untuk berkunjung dan berfoto.

Kini Monumen Krakatau menjadi satu di antara destinasi wisata kaula muda-mudi maupun keluarga, baik yang datang dari Lampung maupun dari daerah lain. 

Seorang wisatawan yang sedang berkunjung di Monumen Krakatau, Putri, mengaku sengaja datang untuk menghabiskan waktu sore bersama teman-teman.

"Di sini (Monumen Krakatau) enak untuk nongkrong sambil foto-foto," ungkap warga Lampung'>Bandar Lampung tersebut.

Tak hanya itu, terlihat banyak wisatawan datang ke sini membawa anak-anak, sekadar duduk-duduk sambil melihat-lihat Monumen Krakatau.

( Tribunlampungwiki / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
1093 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved