Profil Gary Iskak Aktor yang Tengah Berjuang Melawan Penyakit Kanker Hati atau Sirosis

Profil Gary Iskak seorang aktor ternama di tanah air yang dikabarkan mengidap penyakit kanker hati atau sirosis.

Tribunlampung.co.id/Reskymerta
Profil Gary Iskak 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Profil Gary Iskak seorang aktor ternama Tanah Air yang dikabarkan mengidap penyakit kanker hati atau sirosis.

Gary Muhammad Iskak atau Gary Iskak lahir di Jakarta, 10 Juli 1973.

Ia dikabarkan mengidap penyakit kanker hati atau sirosis.

Baca juga: Profil Ochi Rosdiana Aktris dan Penyanyi Mantan Personel JKT48

Baca juga: Profil Sori Siregar Sastrawan Indonesia

Beredar foto Gary yang tengah terbaring dengan selang terpasang pada hidungnya.

Richa Novisha kemudian mengunggah foto melalui Instagram Story-nya, tampak tangannya menggenggam sebentuk tangan dengan cincin hitam.

Ia menambahkan tulisan, "I love you" pada foto tersebut.

Gary berasal dari keluarga seniman.

Gary Iskak merupakan putra pasangan Irwan Iskak dan Winny Sukmawardani.

Irwan adalah anak bungsu dari Raden Iskak, seorang tentara pada zaman penjajahan sekaligus seniman era kemerdekaan.

Baca juga: CEO MS Glow Maharani Kemala, Lulusan Teknik Pertanian yang Sukses di Bisnis Kosmetik

Baca juga: Profil Chintami Atmanegara Aktris yang Mengawali Kariernya dalam Film Tempatmu di Sisiku

Karier

Gary Iskak tercatat mengawali kariernya di dunia hiburan pada tahun 2000.

Kala itu, ia membintangi film pertamanya yang berjudul Bintang Jatuh.

Dalam film garapan sutradara Rudi Soedjarwo itu, Gary beradu akting dengan Marcella Zalianty, Dian Sastrowardoyo, dan Indra Birowo.

Namanya meroket lewat sederet film populer, seperti 30 Hari Mencari Cinta (2004), Jatuh Cinta Lagi (2006), D'Bijis (2007) dan Merah itu Cinta (2007).

Ia berhasil menyabet Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Indonesian Movie Awards 2007 berkat aktingnya dalam film D'Bijis, dan Best Actor dalam Indonesia Film Critics Society berkat aktingnya dalam film Merah Itu Cinta.

Gary telah membintangi lebih dari 35 film, termasuk Perempuan-Perempuan Liar (2011), Kawin Kontrak 3 (2013), Maju Kena Mundur Kena Returns (2016), dan Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020).

Tak hanya film, Gary juga telah membintangi puluhan sinetron populer sejak tahun 2001.

Beberapa di antaranya adalah Si Yoyo Season 2 (2005), Buku Harian Baim (2010), Emak Ijah Pengen ke Mekah (2014), Iiihhh Serrremm (2017), Pesantren Rock n' Dut (2020) dan masih banyak lagi.

Gary pun pernah membintangi beberapa judul FTV, termasuk Penjual Kerupuk Yang Licik (2017) dan Rahasia: Suami Bersama (2018).

Film

Bintang Jatuh (2000)

Tragedi (2001)

Rumah Ketujuh (2003)

30 Hari Mencari Cinta (2004)

Ungu Violet (2005)

Jatuh Cinta Lagi (2006)

Benci Disko (2007)

Kirun + Adul (2009)

KM 97 (2013)

Psikopat (2017)

Terima Kasih Cinta (2019)

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020)

Sinetron

Opera SMU (2001)

Iman (2005-2006)

Kangen (2007)

Buku Harian Baim (2010)

Putri Pete (2014)

dan lain-lain

FTV

Penjual Kerupuk Yang Licik (2017) sebagai Johan

Satu Sedekah Seribu Berkah (2017) sebagai Ayub

Istri Tulang Punggung Keluarga (2017) sebagai Imran

Seribu Kisah: Tendangan Satria Untuk Ibu (2017)

Rahasia: Suami Bersama (2018)

Penghargaan

Pemeran Pendukung Pria Terbaik film D'Bijis di Indonesian Movie Awards (2007).

Best Actor film Merah itu Cinta di Indonesia Film Critics Society (2007).

Baca juga: Gara-gara Pandemi Covid-19, Lowpop Baru Bisa Gelar Pameran Perdananya di Yogyakarta Tahun Ini

Baca juga: Sosok Debi Sagita Artis Sinetron Berdarah Minang yang Memulai Karier dari Model

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com, dengan judul Gary Iskak

( Tribunlampungwiki / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved