Sosok Egy Massadiah, Wartawan dan Penulis Buku yang Dekat dengan Kalangan Prajurit

Sosok Egy Massadiah seorang wartawan senior dan penulis, ia memiliki buku berjudul Top Eksekutif Indonesia dan Top Pengusaha Indonesia.

Tribunnews.com
Sosok Egy Massadiah 

Selain menjadi jurnalis, ia juga seorang penulis. Buku pertama yang ditulisnya adalah Srikandi: Sejumlah Wanita Indonesia (tahun 90-an), disusul buku berikutnya: Top Eksekutif Indonesia dan Top Pengusaha Indonesia.

Tahun 2013, Egy Massadiah menulis buku Bung Karno Ata Ende bersama Roso Daras. Buku ini merupakan bagian dari produksi film Ketika Bung di Ende pada 2013, yang di dalamnya Egy bertindak selaku produser.

Pada tahun 2019-2021 Egy bahkan terbilang sangat produktif menulis.

Lahirlah dua buku yang merupakan satu tarikan kisah: Secangkir Kopi di Bawah Pohon dan Sepiring Sukun di Pinggir Kali. Kedua buku itu di bawah tagline “Kiprah Doni Monardo Menjaga Alam” (2019-2020).

Yang menarik, di luar dunia jurnalistik dan seni, ia aktif membantu Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK sejak 2007.

Sebagai kader Partai Golkar yang dipimpin JK, ia antara lain menangani pertemuan organisasi perdamaian Centris Asia Pacific Democratic International (CAPDI) yang JK adalah ketuanya. Dia juga menjadi relawan Palang Merah Indonesia.

Tahun 2014, ia bahkan pernah dicalonkan menjadi caleg oleh Partai Golkar untuk Dapil DKI (Jakarta Pusat, Selatan, dan luar negeri). Namun, ia gagal menembus Senayan.

“Semua ada hikmahnya. Mungkin memang lebih baik jika saya berkiprah di luar politik,” ujar Egy.

Sisi lain yang menarik dari seorang Egy adalah jalinan persahabatan lintas bidang, dari sipil sampai militer.

Di dunia militer Egy berkawan dengan banyak prajurit yang tidak sedikit di antaranya melejit menjadi jenderal.

Satu di antaranya adalah Letjen TNI (Purn) Doni Monardo. Pertemanan mereka telah terajut sejak Doni berpangkat perwira pertama (pama).

Persahabatan itu ia jalin secara intens meski masing-masing berada di medan tugas yang berbeda.

Alhasil, teman-teman dekatnya tidak terlalu heran ketika awal tahun 2019 Egy berkantor di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan jabatan Tenaga Ahli Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo.

Selama kurang lebih 2,4 tahun Doni memimpin BNPB dengan segala aktivitas padatnya, selama itu pula Egy selalu mendampinginya.

Hingga tulisan ini disusun, Egy sendiri belum sempat menghitung berapa ribu kilometer jarak telah ia arungi bersama Doni, baik melalui penerbangan udara ataupun jalan darat.

Jika bukan untuk urusan penanggulangan bencana, pastilah untuk tujuan mitigasi bencana. Belakangan bahkan ditambah dengan aktivitas pengendalian pandemi Covid-19.

Dari sekian banyak perjalanan, tentu ada banyak catatan. Ketika diminta menyebutkan “satu saja” catatan perjalanan yang paling berkesan, spontan Egy menyebut, “Tahuna! Kecelakaan helikopter di Tahuna, Sulut!”

Yang ia maksud adalah peristiwa saat bersama Doni Monardo meninjau musibah banjir dan longsor di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Hari itu, Senin 6 Januari 2020, setelah kunjungan ke daerah bernama Tahuna, Doni dan rombongan sedia bertolak.

Namun, helikopter yang ditumpangi berputar-putar, oleng, dan gagal terbang. Baling-balingnya bahkan sempat menyambar satu unit mobil Avanza hingga terpental.

“Syukur alhamdulillah, kami selamat,” ujar Egy.

Terakhir, Egy mengetuai sebuah lembaga yang bergerak di bidang lingkungan hidup: Yayasan Kita Jaga Alam (KJA).

Dalam jangka pendek, Yayasan KJA akan bergerak dalam bidang pembibitan pohon. Jangka panjang, Yayasan yang ia dirikan bersama Doni Monardo itu, akan fokus pada mitigasi berbasis vegetasi.

Baca juga: Cerita Deddy Sulaimawan Dijuluki Dosen Bertualang, Dapat Sebutan dari Mahasiswa

Baca juga: Deddy Travelbydeddy Sulaimawan Dijuluki Dosen Bertualang yang Keliling 30 Negara

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com, dengan judul  Egy Massadiah

( Tribunlampungwiki / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved