Sosok Egy Massadiah, Wartawan dan Penulis Buku yang Dekat dengan Kalangan Prajurit

Sosok Egy Massadiah seorang wartawan senior dan penulis, ia memiliki buku berjudul Top Eksekutif Indonesia dan Top Pengusaha Indonesia.

Tribunnews.com
Sosok Egy Massadiah 

Ia juga merintis karier sebagai penulis lepas di sejumlah surat kabar tahun 1987-1994.

Nasib penulis lepas, tak ubahnya nasib seorang pelukis. Ia berkarya, melempar ke pasar, dan berharap ada yang beli.

Begitu pula Egy. Ia memeras ide dan menuangkannya dengan larikan kalimat.

Alinea demi alinea dialirkan menjadi sebuah narasi bernas. Sebuah artikel, atau hasil reportase diharapkan mampu menaklukkan hati redaktur di media yang dituju.

Jika disetujui redaktur, artikelnya akan tayang di surat kabar keesokan harinya. Tidak lolos di meja redaktur, maka nasib tulisan Egy akan berakhir di keranjang sampah.

Egy merasakan bagaimana melewati hari dengan harap-harap cemas perihal kapan tulisannya dimuat. 

Tiba akhirnya ia diterima bekerja sebagai jurnalis lepas di Harian Pelita. Dinamika kerjanya semakin padat dan rutin.

Dia malang melintang sebagai jurnalis. Egy berpindah kemudian pindah ke tabloid Wanita Indonesia yang diprakarsai Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut, dengan jabatan terakhir adalah redaktur pelaksana.

Prestasi atas kreativitasnya juga telah ia buktikan dengan memenangi lomba penulisan esai Diplomasi Kebudayaan Indonesia-Amerika dalam rangka KIAS tahun 1987 dan menerima honorarium sebesar Rp75 ribu. Angka yang lumayan pada masanya.

Karya Buku

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved