Komunitas Lampung Freediving Club: Olahraga Ekstrem tapi Harus Tetap Utamakan Safety

Olahraga freediving dikenal dengan olahraga ekstream namun Lamung Freediving selalu mengedepankan safety anggota

Penulis: resky merta rega saputri
Editor: heri sulis
Tribunlampung.co.id/Reskymerta
Komunitas Lampung Freediving Club mengedepankan Safety Anggota 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Olahraga freediving dikenal dengan olahraga ekstream, namun dalam Komunitas Lampung Freediving Club sangat menghindari adanya cidera pada anggota dan selalu mengedepankan safety.

Olahraga freediving dikenal dengan olahraga ekstream karena membutuhkan latihan khusus di dalamnya.

Riski Sandika selaku founder Lampung Freediving Club menjelaskan bahwa freediving ini merupakan salah satu olahraga yang dapat dikatakan ekstream.

"Kenapa dikatakan olahraga ekstream karena disini kita menghadapi adanya tekanan air," ungkap Sandika, selaku founder komunitas Lampung Freediving Club, Senin 17 Mei 2021.

Selain membutuhkan latihan khusus dampak dari olahraga ini sangat berbahaya.

Freediving ini merupakan olahraga yang berhubungan dengan air sedangkan tekanan air di atas permukaan dan di bawah sangat berbeda.

Jika berada di bawah maka tekanan air semakin tinggi.

Akibat yang ditimbulkan gendang telinga bisa merasakan sakit bahkan bisa mengeluarkan darah.

"Jadi yang orang-orang rasakan itu ketika gendang telinganya sakit itu saat gendang telinga tersebut ada air dan air tersebut bertekanan," jelasnya.

Dampak yang ditimbulkan jika kita masih memaksa untuk terus turun ke bawah tubuh kita akan mengalami cidera yang sangat membahayakan.

Hal tersebut membuat Komunitas Lampung Freediving ini mengedepankan safety untuk para anggota.

( Tribunlampungwiki.com / Resky Mertarega Saputri )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved