Tari Bedana, Tarian Tradisional Lampung sebagai Ungkapan Suka Cita

Biasa dibawakan oleh para pemuda dan pemudi Lampung, Tari Bedana kerap menjadi pengiring pada saat acara adat.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: heri sulis
Tribunlampung.co.id
Tari Bedana. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM - Tari Bedana merupakan tarian tradisional asal Lampung. 

Biasa dibawakan oleh para pemuda dan pemudi Lampung, Tari Bedana kerap menjadi pengiring pada saat acara adat.

Tarian ini merupakan wujud ungkapan akan rasa suka cita.

Ekspresi sukacita ini ditampilkan dalam wujud gerakan anggota tubuh dengan batasan tertentu dengan penuh kegembiraan.

Baca juga: Profil Lampung Street Feeding, Komunitas Peduli Kucing di Bandar Lampung

Baca juga: Profil Lembaga Zakat IZI Lampung dengan 4.000 Donatur

Ekstetika tarinya membuat kita merasa selalu muda dan antusias.

Tari ini diyakini identik dengan agama Islam karena mencerminkan masyarakat Lampung yang ramah dan terbuka sebagai simbol persahabatan dan pergaulan.

Tarian ini mempunyai warna musik dan juga gerakan yang lebih beragam, khususnya pepadun.

Sejarah

Berfungsi sebagai tari pergaulan, tari ini kabarnya telah lama berkembang di Lampung seiring dengan masuknya ajaran Islam pada saat itu.

Pada masa awal kemunculannya, tari tersebut dibawakan secara berpasangan antar lelaki dan hanya anggota keluarganya saja yang dapat menyaksikannya.

Baca juga: Profil Melly Triana Pemilik Brownies Ampas Kelapa Juadah Kelapo Kukus

Baca juga: Perjalanan Panjang Melly Triana Ubah Ampas Kelapa Jadi Brownies

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved