Jadi Juri Cupang Internasional, Stevanus Sihol Geluti Bisnis Cupang Sejak 2013

Stevanus Sihol mengatakan, dirinya sudah tertarik pada cupang sedari kecil.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: heri sulis
Dokumentasi Stevanus Sihol
Potret pengusaha dan juri cupang internasional, Stevanus Sihol. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Stevanus Sihol merupakan pengusaha sekaligus juri cupang internasional di bawah naungan International Betta Congress (IBC).

Pria yang berdomisili di Bandar Lampung tersebut mengatakan, sudah tertarik pada cupang sedari kecil.

Hanya saja jenisnya bertransformasi, dari cupang aduan menjadi berdaya jual tinggi.

"Di tahun 2013 beralih ke cupang hias, yang fokusnya di keindahan warna sama bentuk fisik," ucap Stevanus Sihol kepada Tribunlampungwiki.com, Senin, 18 Januari 2020.

Kala itu, Stevanus melihat bahwa harga cupang sudah mencapai jutaan rupiah.

Ia tergelitik, "apa sih yang bikin mahal," katanya.

Dari rasa keingintahuan yang besar, akhirnya mengantarkan pria yang akrab disapa Steve ini belajar lebih dalam.

Ia sempatkan bergabung ke komunitas-komunitas lokal yang fokus membahas cupang.

"Sambil tanya-tanya ke yang udah terjun duluan," ucapnya.

Di samping nominalnya yang tampak menjanjikan, budidayanya juga dirasa tak terlalu sulit.

"Nggak seperti tumbuhan atau ikan lainnya yang perlu space besar, cupang tuh dimasukkan ke dalam botol juga bisa," ucapnya.

Meski begitu, Steve juga belajar sungguh-sungguh terkait perawatannya.

Mulai dari air yang digunakan, keteraturan mengganti air, proses adaptasi ikan, hingga pemberian makan.

"Cupang itu perlu konsistensi untuk ngasih makan sama ganti air, biar nggak stres," terangnya.

Cupang pertama yang dipelihara oleh Steve berjenis crown tail ( cupang hias serit).

Ia mengaku jatuh hati pada cupang asli Indonesia tersebut.

"Ikan itu paling sering juara kalo ikut kompetisi," tandasnya.

( Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
689 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved