Lady Bikers Brothership, Berjuang Melawan Stigma Negatif Perempuan Pecinta Touring

Lady bikers asal komunitas motor Brothership, Rini Septiani, mengaku tantangan terbesarnya justru terletak pada stigma di masyarakat.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: heri sulis
Dokumentasi Tio Abi Nugraha
Potret anggota komunitas motor Brothership. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Menjadi anggota perempuan dari komunitas motor Brothership, Rini Septiani mengaku tak menjumpai kesulitan yang berarti.

Tantangan terbesarnya justru terletak pada stigma di masyarakat.

"Kadang kalau pulang malam, dikiranya gimana-gimana," kepada Tribunlampungwiki.com, Jumat 1 Januari 2020.

Padahal, lady bikers yang baru bergabung dua bulan lalu tersebut, justru merasa dapat banyak relasi serta keluarga baru di Brothership.

"Banyak yang lebih dewasa, jadi lebih membuka pikiran," ujar dia.

Hingga kini, jumlah lady bikers yang ada di Brothership mencapai 9 orang.

Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi para pengurus dari tingginya permintaan pendaftaran.

"Diliat dulu siapa orangnya, baik apa ngga," ucapnya.

Kalimat senada juga disampaikan oleh Tio Adi Nugraha yang lebih dulu bergabung.

Pria yang juga humas Brothership tersebut merasa ada perbedaan antara Brothership dengan komunitasnya dulu.

"Ini lebih asik dan lebih santai," ucapnya.

Ia mengatakan, komunitas yang lain biasanya mewajibkan para anggota mengikuti seluruh kegiatan.

Seperti touring, kopi darat, maupun riding.

Namun, pemaksaan tersebut tak dijumpai di Brothership.

"Karena tiap orang punya kesibukannya masing-masing, jadi kita ngertiin aja," tandas Rini.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved