Komunitas Lampung

Tepis Stigma Geng Motor, Komunitas Brothership Gelar Aktivitas Sosial

Alih-alih memberikan dalam bentuk bantuan langsung, Brothership justru memberi workshop berupa pelatihan soft skills.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: heri sulis
Dokumentasi Tio Abi Nugraha
Potret anggota komunitas motor Brothership. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Komunitas motor Brothership aktif menggelar kegiatan sosial.

Alih-alih memberikan dalam bentuk bantuan langsung, komunitas tersebut justru memberi workshop berupa pelatihan soft skills.

"Biasanya ke anak-anak jalanan," ucap humas Brothership Tio Abi Nugraha kepada Tribunlampungwiki.com, Jumat 1 Januari 2020.

Tio beralasan, ilmu yang diajarkan dapat bermanfaat bagi kehidupan para pesertanya.

Hal ini sekaligus menciptakan image positif bagi Brothership.

"Karena komunitas motor udah di cap jelek sebagai geng motor," timpal Rini Septiani sang anggota.

Rencananya, workshop tersebut akan dilangsungkan pada Februari dan Maret mendatang.

Brothership tak mematok para anggotanya memiliki spesifikasi motor tertentu.

Yang paling penting, memiliki kelengkapan surat-surat berkendara dan sudah cukup usia.

"Punya SIM, STNK," ucapnya.

Bagi masyarakat yang berkenan menjadi anggota, maka dapat mengirimkan DM ke akun instagram @brothershipx.

Tak ada ketentuan periode pendaftaran, maka dapat diakses sepanjang waktu.

Hanya saja, akan diseleksi terlebih dahulu kepribadian sang calon anggota.

"Dia baik apa enggak orangnya," pungkasnya.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved