Paus Sastra Lampung Isbedy Stiawan ZS Tulis 1000 Puisi

Bahkan dalam hitungan jam, Isbedy Stiawan ZS mampu melahirkan puisi baru.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Isbedy Stiawan ZS
Potret penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Merangkai puisi sejak 1978, Isbedy mengaku puisi menjadi caranya meluapkan unek-unek.

"Kalau berkecamuk di kepala bahkan sampai nggak bisa tidur, jadi harus ditulis," terang Isbedy Stiawan ZS saat ditemui Tribunlampungwiki.com, Selasa, 15 September 2020.

Hingga kini, sudah lebih dari 1000 karya yang ia tulis.

Bahkan dalam hitungan jam, Isbedy Stiawan ZS mampu melahirkan puisi baru.

"Ketika kasus penusukan Syekh Ali Jaber itu, jam 11 malam sudah selesai," ucap dia.

Bagi pemilik Lamban Sastra ini, ketidakterikatannya pada satu tema tertentu membuatnya leluasa dalam menulis.

Mulai dari tema sosial, cinta, maut, perlawanan, pernah ia garap.

"Ketika tahun 70-an, saya banyak menulis tentang masalah cinta, keluarga, bunga dan lain sebagainya," kenangnya.

Satu dekade selanjutnya, ia banting setir ke nuansa sufistik atau religius.

Hingga sampai di zaman Orde Baru, Isbedy mulai menggaungkan tulisan perlawanan.

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved