Isbedy Stiawan ZS

Penyair senior Lampung Isbedy Stiawan ZS dijuluki Paus Sastra Lampung dan telah menulis 1000 puisi.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Isbedy Stiawan ZS
Potret penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS. 

Merangkai puisi sejak 1978, Isbedy mengaku puisi menjadi caranya meluapkan unek-unek.

Ketika perasaannya berkecamuk, pria paruh baya tersebut tak segan menuliskannya, di malam hari sekalipun.

Karena itu, sudah lebih dari 1000 karya yang ia tulis.

Bahkan dalam hitungan jam, Isbedy mampu melahirkan puisi baru.

Baginya, tidak terikat hanya pada satu tema tertentu membuatnya lebih leluasa dalam menulis.

Mulai dari tema sosial, cinta, maut, perlawanan, pernah ia garap.

Ketika tahun 1970-an misalnya, ia banyak menulis tentang masalah cinta, keluarga, dan bunga.

Satu dekade selanjutnya, ia banting setir ke nuansa sufistik atau religius.

Hingga sampai di zaman Orde Baru, Isbedy mulai menggaungkan tulisan perlawanan seperti UBL berdarah, tragedi Semanggi, dan lain-lain.

Ia menambahkan, memang penentuan tema berkontribusi pada bagus tidaknya sebuah puisi.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved