Prosedur Konsultasi Kesehatan Mental di Anisa Rumah Psikologi

Tiap calon pasien diharuskan untuk membuat janji terlebih dahulu secara online, baik secara langsung atau melalui Instagram Anisa Rumah Psikologi.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Cindani Trika Kusuma
Psikolog klinis di Anisa Rumah Psikologi Cindani Trika Kusuma dan Anisa Rahmanita. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Didirikan sejak 2016, pusat layanan psikologi Anisa Rumah Psikologi terus kebanjiran peminat.

Memanfaatkan dukungan sosial media, Anisa Rumah Psikologi berhasil menjaring masyarakat Lampung untuk lebih peduli dengan kesehatan mentalnya.

Hingga kini, keluhan paling banyak yang datang ke Anisa Rumah Psikologi terkait pengelolaan emosi.

Diawali dengan berbagai keluhan fisik seperti sakit punggung dan susah tidur, menyebabkan gangguan di kemudian hari.

Seperti ekspresi marah yang meledak-ledak maupun perasaan sedih berkepanjangan.

"Mereka akhirnya datang ke sini dan merasa butuh psikolog," ucap psikolog klinis Anisa Rumah Psikologi Cindani Trika Kusuma saat ditemui Tribunlampungwiki.com, Kamis, 10 Oktober 2020.

Mereka yang datang biasanya didominasi oleh para remaja hingga dewasa akhir.

Di masa pencarian jati diri tersebut, dikonfirmasi oleh Cindani banyak pergolakan yang terjadi dalam diri setiap individu.

"Kemungkinan besar memang terkait masalah itu," kata dia.

Rangkaian penanganannya sudah memiliki standar.

Pertama, tiap calon pasien diharuskan untuk membuat janji terlebih dahulu secara online, baik secara langsung atau melalui Instagram Anisa Rumah Psikologi.

Kedua, calon pasien akan diberikan informasi selengkap mungkin terkait biaya, pelayanan serta durasinya.

Kemudian, langkah selanjutnya adalah melakukan klarifikasi usia dan keluhan.

"Kita akan menentukan pendekatan apa yang pas dengan usia dan keluhan yang dialami," katanya.

Para pasien tak perlu khawatir selama menjalani proses konsultasi.

Sebab, seluruh rangkaian dan cerita yang disampaikan sudah dijamin kerahasiaannya.

"Rahasianya terjamin, sudah diatur di kode etik," tandasnya.

Baca juga: 60 Persen Dihuni Warga Pendatang, Kelurahan Gedong Meneng Bergulat Entaskan Curanmor

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
604 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved