Luthfiyya Dyah Rhainaratri

Sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri menjadi juri internasional di ajang Busan International Kids and Youth Film Festival (BIKY) 2019.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Luthfiyya Dyah Rhainaratri
Potret sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Prestasi membanggakan datang dari ranah perfilman Lampung.

Di tahun 2019 lalu, sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri menjadi juri internasional di ajang Busan International Kids and Youth Film Festival (BIKY).

Di festival film anak terbesar di Asia tersebut, Luthfiyya Dyah Rhainaratri dipercaya memberikan penilaian di cabang Ready Action 18.

Terkejut

Potret sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri.
Potret sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri. (Dokumentasi Luthfiyya Dyah Rhainaratri)

Berkesempatan terlibat langsung di BIKY, rupanya hal yang mengejutkan pula bagi perempuan ayu yang akrab disapa Rhaina ini.

Ia bercerita, awalnya ia bermaksud untuk mengikuti film camp yang diselenggarakan.

Namun, ketika melamar, Rhaina justru ditawari menjadi juri.

Sebelumnya, Rhaina memang sudah aktif dalam proses pembuatan film anak-anak di TVRI.

Ia sertakan film-film yang pernah diproduksi.

Tiap tahunnya, BIKY memang rutin mengundang juri internasional.

Dan di tahun tersebut belum mendapatkan kandidat.

Tawaran dari event film paling besar se-Asia tersebut sempat membuat Rhaina menimbang-nimbang.

Namun, karena tak ingin membuat panitia menunggu lama, akhirnya ia memberikan konfirmasi bersedia.

Di sana, Rhaina langsung bergabung bersama dengan juri lainnya.

Blue Carpet

Potret sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri.
Potret sineas Lampung Luthfiyya Dyah Rhainaratri. (Dokumentasi Luthfiyya Dyah Rhainaratri)

Didaulat menjadi juri tamu dari luar Korea Selatan, Rhaina praktis menjadi salah satu tamu VIP di sana.

Bersama dengan para sineas lain, ia berkesempatan berjalan di blue carpet.

Sedikitnya, ada 20 film dari berbagai negara yang harus ia nilai.

Jumlah tersebut adalah yang berhasil lolos kurasi dari ratusan judul yang berpartisipasi.

Poin-poin yang disoroti oleh Rhaina antara lain alur cerita, sinematografinya, tata artistik, sound dan lain-lain.

Ikuti kami di
KOMENTAR
605 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved