YKWS Berikan Trigger Sanitasi yang Lebih Baik Pada Pemerintah Daerah di Lampung

YKWS aktif mendorong para pemerintah daerah setempat untuk memiliki kualitas sanitasi yang lebih baik.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Febrilia Ekawati
Program pembangunan jamban untuk rumah tangga miskin oleh YKWS. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Bertekat untuk bisa bersama-sama dengan masyarakat mewujudkan kebiasaan yang lebih sehat, lembaga sosial Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) tentu perlu dukungan dari banyak pihak.

Termasuk kepala daerah setempat.

Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati mengaku, sejauh ini banyak daerah yang kooperatif dengan seruan YKWS, meski tak jarang juga yang berlaku sebaliknya.

Namun, dinamika tersebut tak lantas membuat ia dan rekan-rekan berkecil hati menghentikan perjuangan.

"Kita berikan masukan kepada pemerintah setempat agar lebih peduli dengan sanitasi," ucapnya.

YKWS aktif mendorong para pemerintah daerah setempat untuk memiliki kualitas sanitasi yang lebih baik.

"Kita lakukan komunikasi yang intens dan lobby agar mereka membuat regulasi," ucap dia.

Yang tak kalah penting, YKWS juga mendorong agar jumlah anggaran yang dialokasikan untuk keperluan sanitasi lebih ditingkatkan.

"Kita secara sudah lakukan secara prosedural, dan banyak (pemerintah daerah di Provinsi Lampung) yang terbuka," lanjut Febri.

YKWS juga melampirkan data-data faktual sesuai dengan realita di lapangan.

"Kita sampaikan dengan data yang ada di masyarakat, biar mereka bisa paham," kata dia.

Mengagas banyak kegiatan yang berkaitan dengan masyakarat luas, YKWS praktis membutuhkan banyak suntikkan dana.

Sejauh ini pendanaan yang dilakukan berasal dari lembaga donor dalam maupun luar negeri.

Bantuan dana tersebut kemudian menentukan jangka waktu program-program yang dilaksanakan oleh YKWS.

Di mana untuk program kegiatan yang paling lama bisa mencapai lima tahun.

Setelah masa berlaku tersebut habis, YKWS akan menyerahkan program tersebut kepada kepala daerah masing-masing.

"Supaya melanjutkan program yang kita buat bersama," imbuhnya.

Meski begitu, YKWS tak serta-merta lepas tangan.

Lembaga tersebut masih kerap diminta untuk tetap menyumbangkan pemikiran-pemikiran untuk pengembangan daerahnya.

Earth Hour Bandar Lampung

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved