Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS)

Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) adalah lembaga sosial yang bergerak di bidang lingkungan.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Febrilia Ekawati
Kegiatan Youth Sanitation Camp oleh YKWS, SNV dan WALHI. 

Suntikan Dana

Mengagas banyak kegiatan yang berkaitan dengan masyakarat luas, YKWS praktis membutuhkan banyak suntikkan dana.

Sejauh ini pendanaan yang dilakukan berasal dari lembaga donor dalam maupun luar negeri.

Bantuan dana tersebut kemudian menentukan jangka waktu program-program yang dilaksanakan oleh YKWS.

Di mana untuk program kegiatan yang paling lama bisa mencapai lima tahun.

Setelah masa berlaku tersebut habis, YKWS akan menyerahkan program tersebut kepada kepala daerah masing-masing.

Meski begitu, YKWS tak serta-merta lepas tangan.

Lembaga tersebut masih kerap diminta untuk tetap menyumbangkan pemikiran-pemikiran untuk pengembangan daerahnya.

Gaet Jurnalis

Kegiatan Youth Sanitation Camp oleh YKWS, SNV dan WALHI.
Kegiatan Youth Sanitation Camp oleh YKWS, SNV dan WALHI. (Dokumentasi Febrilia Ekawati)

Menariknya, program-program yang digagas YKWS tak sebatas untuk masyarakat biasa.

Melainkan juga para awak media.

Febri berargumen, hal ini dilakukan mengingat saat ini banyak jurnalis yang lebih condong ke arah berita berat atau hard news.

Padahal, persoalan sanitasi tak kalah pentingnya untuk diulas.

Jika jeli dicermati, isu tersebut juga bisa merambah ke arah stunting karena kaitannya dengan sanitasi menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Terlebih di seribu hari pertama anak.

YKWS kemudian pernah mengadakan field trip bersama dengan para jurnalis ke beberapa daerah di Lampung terkait sanitasi dan lingkungan hidup.

Pelatihan tersebut dimaksudkan mampu menumbuhkan sensitivitas jurnalis dalam mengangkat isu-isu lingkungan dan sanitasi.

Nantinya, hal-hal yang berkaitan dengan topik tersebut dapat disuarakan di media masing-masing untuk menjangkau masyarakat luas.

Di samping itu, pelatihan jurnalistik juga diadakan bagi para mahasiswa.

Bergabungnya para generasi milenial tersebut dimaksudkan agar mampu menyuarakan isu sanitasi dengan gaya anak muda.

Sumber: Tribun Lampung

Halaman selanjutnya

Bertahan dari Pandemi

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved