CISC Lampung

Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC) Lampung adalah wadah penggemar klub sepak bola ternama Chelsea yang berbasis di Lampung.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Syani Al Kautzar
Kegiatan CISC Lampung. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC) Lampung adalah wadah penggemar klub sepak bola ternama Chelsea yang berbasis di Lampung.

Terbentuk pada 10 Desember 2010, CISC Lampung terafiliasi langsung dengan Chelsea yang berada di London.

Kini, komunitas beranggotakan 250 orang tersebut menunda berbagai kegiatannya karena adanya pandemi covid-19.

Cinta Tanpa Alasan

Bergabung dengan fans club resmi klub sepak besar asal Inggris, para anggota CISC Lampung praktis memiliki satu hobi dan kesukaan yang sama.

Hal ini dikonfirmasi oleh pembina CISC Lampung, Syani Al Kautzar.

Ia menjelaskan, dirinya menyukai klub asal Inggris tersebut karena rasa cinta.

Bukan Cuma Bola

Kegiatan CISC Lampung.
Kegiatan CISC Lampung. (Dokumentasi Syani Al Kautzar)

Patut diacungi jempol, CISC Lampung ternyata tak hanya menggelar kegiatan yang berbasis bola.

Banyak kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan seperti, menyantuni panti asuhan, donasi sembako sampai donasi alat pelindung diri (APD).

Fans club yang satu ini bahkan tak segan menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas sosial.

Adapun dana yang dihimpun, biasa digalang dari anggota internal CISC dan umum.

Di samping itu, CISC Lampung juga berpartisipasi aktif ketika terjadi bencana.

Termasuk bencana tsunami di Kalianda dan Banten beberapa waktu lalu.

Solidaritas serupa akan dilakukan ketika terjadi bencana di provinsi-provinsi lainnya.

Nobar Berlisensi

Layaknya fans club bola pada umumnya, CISC Lampung juga aktif menyelenggarakan nonton bareng (nobar) dan futsal.

Menariknya, untuk kegiatan nobar, penyelenggara yang bersangkutan harus mengantongi lisensi terlebih dahulu.

Syani menambahkan, di wilayah Bandar Lampung sendiri ada beberapa lokasi kafe berlisensi yang bisa dijadikan pilihan.

Namun, tempat-tempat tersebut harus dipakai bergantian dengan klub lainnya.

Sedangkan di masa pandemi covid-19 ini, sesuai dengan anjuran pemerintah dan CISC pusat, seluruh kegiatan nobar dihentikan sampai keadaan membaik.

Prime Time

Bagi para penggemar klub berjuluk 'The Blues' ini, jam tayang liga Inggris tergolong mudah dijangkau.

Berbeda dari liga negara lain yang biasa menempatkan jam tayang persis seperti aslinya, liga Inggris justru menempatkan siaran di jam-jam prime time.

Syani menegaskan, kebijakan tersebut sangat baik untuk dilakukan.

Selain dapat menjangkau lebih banyak kalangan penonton, juga memudahkan para fans setia melihat klub idolanya berlaga di lapangan hijau.

Undian ke London

Setiap tahun, seluruh anggota CISC se-Indonesia akan berkumpul dalam agenda gathering nasional.

Seluruh anggota dari berbagai generasi beserta pengurus-pengurus sebelumnya hadir di agenda rutin tersebut.

Selain menjalin silaturahmi, rangkaian yang ditunggu-tunggu adalah undian terbang ke London.

Seluruh biaya mulai dari transportasi, makan, tiket masuk dan lain-lain akan diakomodasi secara penuh oleh Chelsea.

Rencananya, di tahun 2020 ini Lampung dinobatkan sebagai tuan rumah gathering nasional.

Namun, dikarenakan pandemi yang terjadi, maka akan diundur untuk sementara waktu.

Padahal, jika berjalan lancar, maka gathering tersebut akan menjadi yang pertama digelar di pulau Sumatera.

Pelatih adalah Kunci

Umumnya dalam permainan sepak bola, peranan pelatih dalam membentuk tim yang solid sangat berpengaruh.

Hal serupa juga terjadi di kesebelasan Chelsea.

Dengan pelatihnya saat ini, Frank Lampard, permainan Chelsea dikatakan oleh Syani dan koordinator wilayah CISC Lampung Setiadi Saputra, sudah cukup baik.

Para pemain Chelsea yang notabene banyak pemain muda, dirasa performanya pun sudah baik.

Beberapa tahun ke depan perkembangannya diharapkan dapat semakin matang.

Liga Champion

Dari seluruh pertandingan, CISC Lampung berharap klub idolanya bisa membawa pulang kembali trofi 'Si Kuping Besar', Liga Champion.

Kejuaraan paling prestisius seantero Eropa tersebut terakhir kali diraih pada 2012 silam.

Namun, keduanya menyangsikan dalam waktu dekat harapan tersebut dapat tercapai.

Bayern Munchen dirasa menjadi kompetitor paling sulit ditaklukan karena permainannya  yang lebih matang.

Meski demikian, Setiadi optimis dalam di tahun-tahun mendatang peluang untuk Chelsea menang terbuka lebar.

Syani menambahkan, kalah menang merupakan hal biasa dalam permainan.

Ia mengatakan justru akan bosan ketika selalu menang.

Hanya saja, ke depannya ia berharap Chelsea tak alami perombakan formasi.

Dengan mematangkan formasi yang ada, akan mendatangkan hasil yang positif.

Anggota

Saat ini anggota CISC Lampung yang teregistrasi berjumlah 250 orang.

Jumlah tersebut melonjak ketika ditambah dengan pecinta Chelsea yang lain yang tidak terdaftar.

Bedanya, bagi anggota yang teregistrasi berkesempatan untuk mendapat undian ke London di event gathering nasional.

Adapun di dalam keanggotaan CISC Lampung berasal dari berbagai kalangan usia.

Mulai dari pelajar SD hingga yang sudah memiliki cucu dapat berpartisipasi aktif di dalamnya.

Data anggota tersebut akan diperbarui tiap tahun.

Sebab, di tiap bulan Agustus-September, CISC Lampung rutin menggelar open recruitment.

Ada dua cara yang biasanya dilakukan untuk menjaring para anggota baru, yakni online dan offline.

Di dua metode tersebut, calon anggota yang ingin bergabung dikenakan biaya Rp150 ribu.

Selain diresmikan menjadi anggota, yang bersangkutan juga memperoleh beberapa merchandise.

Ke depannya CISC Lampung sendiri berharap dapat lebih solid.

Sebab, banyak kegiatan di kemudian hari yang akan diselenggarakan dan membutuhkan banyak partisipan.

JCI Chapter Lampung

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved