Donor-Ku, Aplikasi Buatan Lampung Deteksi Ketersediaan Darah di UTD PMI se-Indonesia

Banyak informasi yang bisa diakses dari aplikasi Donor-Ku, baik bagi pendonor maupun penerima donor.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Kiki Novilia
Pamflet aplikasi Donor-Ku di UTD PMI Lampung, Rabu, 29 April 2020. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDARLAMPUNG - Merambah ke dunia digital, UTD PMI Lampung maksimalkan penggunaan aplikasi Donor-Ku.

Aplikasi buatan staf UTD PMI Lampung ini didesain untuk dapat digunakan oleh UTD PMI dalam skala nasional.

"Sudah diresmikan Pak JK (Jusuf Kalla) untuk digunakan di seluruh Indonesia," papar kepala UTD PMI Lampung dr Aditya M Biomed saat diwawancarai Tribunlampungwiki.com, Rabu (29/4/2020).

Banyak informasi yang bisa diakses dari aplikasi android tersebut, baik bagi pendonor maupun penerima donor.

Bagi pendonor, akan terdata secara otomatis berapa kali jumlah donor, golongan darah, hingga kapan tanggal donor kembali.

Sedangkan bagi pasien yang membutuhkan darah, bisa mengecek ketersediaannya di menu stok darah lengkap dengan penjelasan jenis-jenisnya.

Mulai dari darah lengkap (whole blood/WB), darah merah pekat (packed red cell/PRC), trombosit pekat (thrombocyte concentrate/TC), plasma segar beku (fresh frozen plasma/FFP), cryorecipitate AHF, dan plasma cair (liquid plasma/LP).

"Kita salurkan sesuai dengan kebutuhan pasiennya," ucapnya.

Stok tersebut diperbarui setiap 10 menit sekali.

Dengan aplikasi tersebut, UTD PMI Lampung terbantu untuk mengetahui masa berlaku darah yang maksimal bisa mencapai 35 hari.

"Kita berlakukan FIFO (first in first out), jadi darah yang lebih dulu sudah ada, kita salurkan pertama," tambahnya.

Fitur-fitur lain yang tampak di halaman muka Donor-Ku meliputi prosedur untuk donor sekarang, lokasi UTD PMI se-Indonesia, berita-berita terkait donor darah dan PMI, sampai kegiatan donor se-Indonesia.

Fitur tersebut memperlihatkan kegiatan-kegiatan donor terdekat lengkap dengan lokasi dan waktunya.

"Bisa juga instansi ngajuin kegiatan donor melalui aplikasi," jelas staf informasi dan teknologi UTD PMI Lampung sekaligus founder Donor-Ku Jifry Saputra.

Selain itu, pendonor juga tak perlu lagi menggunakan kartu donor.

Yang bersangkutan hanya perlu menunjukkan kartu donor yang tertera dalam aplikasi.

Ke depannya, Donorku sedang difokuskan untuk bisa diakses di Ios, mengingat sejauh ini baru dapat diakses oleh Android.

Komunitas Insan Cekatan

Telur Indonesia

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved