Telur Indonesia

Telur Indonesia adalah komunitas sosial dan pendidikan yang berbasis di Provinsi Lampung.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Ahmad Audli Natakusuma
Telur Indonesia foto bersama seluruh relawan dan guru setelah pelaksanaan FL4. 

Namun, hal tersebut tak lantas membuat Telur Indonesia membatasi peserta yang ingin bergabung dalam ajang tukar pendapatnya.

Hal ini terbukti dengan adanya peserta termuda yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA, sedangkan yang paling dewasa bisa sampai 30-an tahun.

Diskusi terbuka rutin digelar per tiga bulan sekali di aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) atau Aula Kantor Bahasa Lampung.

Fun Learning

Telur Indonesia melakukan ice breaking bersama 124 siswa/i SD Sindang Sari Tanjung Bintang
Telur Indonesia melakukan ice breaking bersama 124 siswa/i SD Sindang Sari Tanjung Bintang (Dokumentasi Ahmad Audli Natakusuma)

Bergerak di bidang sosial dan pendidikan, Telur Indonesia berupaya menjangkau para pelajar SD dan SMP dari daerah terpencil di Provinsi Lampung.

Latar belakangnya, ketika itu ketiga pendirinya sedang melakukan aktivitas kesukarelawanan di salah satu desa dan terkejut dengan minimnya informasi para pelajar mengenai masa depan.

Banyak dari mereka yang mengatakan ingin menjadi seorang tengkulak, petani, sampai ada juga yang belum tahu akan menjadi apa ke depannya.

Fun learning kemudian menjadi solusi pengetahuan karier potensial di masa depan, yang didukung dengan eksperimen terapan seperti eksperimen sains, melukis, musik, dan lainnya.

Tak main-main, Telur Indonesia perlu waktu empat sampai enam bulan untuk satu kali gelaran fun learning.

Waktu tersebut digunakan untuk mempersiapkan materi secara matang, menyesuaikan dengan kurikulum sekolah, hingga menempa relawan yang akan menyampaikan materi tersebut.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved