Telur Indonesia

Telur Indonesia adalah komunitas sosial dan pendidikan yang berbasis di Provinsi Lampung.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Ahmad Audli Natakusuma
Telur Indonesia foto bersama seluruh relawan dan guru setelah pelaksanaan FL4. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Telur Indonesia adalah komunitas sosial dan pendidikan yang berbasis di Provinsi Lampung.

Terbentuk pada 6 Mei 2017, Telur Indonesia bertekad mampu membangun karakter pemuda untuk siap menghadapi persaingan global.

Hingga kini, Telur Indonesia memiliki empat program utama yakni diskusi terbuka, fun learning, charity, dan sociopreneurship.

Visi

Membangun karakter pemuda untuk siap menghadapi persaingan global.

Misi

Menyediakan wadah bagi pemuda untuk mengembangkan minatnya, menumbuhkan jiwa sosial serta kepedulian terhadap sesama.

Menetas

Foto bersama 3 founder Telur Indonesia.
Foto bersama 3 founder Telur Indonesia. (Dokumentasi Ahmad Audli Natakusuma)

Telur Indonesia lahir pada tanggal 6 Mei 2017 atas prakarsa tiga sekawan Lampung; Ahmad Audli Natakusuma, S Hanny Lismora, dan Fajar Riyantika.

Kala itu, ketiganya merasa gelisah melihat banyak pemuda di lingkungan mereka yang tak acuh terhadap permasalahan global.

Karena itu, Telur Indonesia memutuskan untuk menjadi wadah diskusi para pemuda mengenai isu-isu di dalam maupun luar negeri, sekaligus mampu menetaskan ide-ide baru untuk diterapkan di masyarakat.

Tak ingin sekadar wacana, komunitas dengan tagline "Let's hatch ideas" tersebut kemudian segera merancang empat program utamanya yakni diskusi terbuka, fun learning, charity, dan sociopreneurship.

Diskusi Terbuka

Diskusi Terbuka ke-2 Telur Indonesia.
Diskusi Terbuka ke-2 Telur Indonesia. (Dokumentasi Ahmad Audli Natakusuma)

Program unggulan pertama yang digagas Telur Indonesia adalah diskusi terbuka.

Kegiatan yang didesain untuk para pemuda ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menyampaikan sudut pandangnya mengenai isu yang ditentukan.

Isu yang diangkat bisa sangat beragam baik dalam maupun luar negeri.

Contohnya, di diskusi perdana Telur Indonesia pada 1 Juni 2017 yang mengangkat tema tentang mindset.

Tema tersebut kemudian dipecah menjadi empat sub tema yakni; Donald Trump melarang 7 negara muslim masuk ke Amerika, perusahaan Amerika yang ingin membuat kota di planet Mars, Presiden Filipina yang menyatakan perang narkoba, dan Stephen Hawkings yang menyatakan menemukan sinyal alien.

Sedangkan pada diskusi-diskusi selanjutnya digelar dengan tema-tema seperti fenomena bunuh diri, ketenagakerjaan untuk usia muda dan cybercrime.

Mengusung bahasan yang tak ringan, diskusi terbuka sejatinya memang membutuhkan kemampuan berpikir yang mumpuni.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
359 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved