Jelahi Luar Negeri Lewat Program Pertukaran Pemuda Ala Vito

Vito menjadi delegasi Lampung di program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke India (ASEAN-India Students Exchange Program/AISEP) 2018.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Ahmad Audli Natakusuma
Seragam A-1 kontingen Indonesia peserta AISEP 2018. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Sudah menjadi hal yang lazim jika anak-anak memiliki mimpi setinggi langit.

Ada yang menginginkan menjadi dokter, polisi, guru, keliling dunia, membuat pesawat dan lain sebagainya.

Hal serupa juga dialami oleh Ahmad Audli Natakusuma, peraih banyak beasiswa pertukaran pelajar ke luar negeri.

Sedari kecil, laki-laki yang akrab disapa Vito ini memang memimpikan bisa menginjakkan kaki hingga ke negeri seberang.

Ia ingin mengeksplorasi negara-negara tersebut tanpa perlu merogoh kocek barang sepeser.

"Pengen backpackingan yang nggak terkekang kayak kita study tour," katanya sembari tertawa saat dihubungi Tribunlampungwiki.com, Senin (13/4/2020).

Mimpi tersebut kemudian terwujud ketika Vito berhasil menjadi perwakilan Lampung dalam program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke India (ASEAN-India Students Exchange Program/AISEP) di tahun 2018.

Keberangkatan Vito di ajang bergengsi tersebut menjadi jawaban atas doa-doanya setelah sempat gagal mendapatkan satu kursi yang disediakan.

"Tahun 2017 juga daftar, tapi cuma masuk ke runner up, jadi nggak bisa berangkat," katanya.

Tak sepenuhnya gagal, dari hasil tersebut Vito justru bersyukur karena berhasil menyingkirkan 100 pesaingnya yang juga merupakan pemuda potensial Lampung lainnnya.

Ia bahkan menjadi salah satu peserta termuda kala itu.

"Ketika kita mampu dan punya skill, usia cuma jadi sekadar angka, itu yang buat saya akhirnya tambah percaya diri," jelasnya.

Di tahun selanjutnya, Vito kembali mengadu nasib dengan persiapan lebih matang dari tiga bulan sebelumnya.

Ia mengaku banyak bertanya dengan para alumni penerima PPAN, meminta tips dari mereka, serta mempersiapkan seluruh syarat pendaftaran semaksimal mungkin.

"Saya kalau mau daftar program tapi nanggung nanggung, ngapain daftar," katanya.

Di tahun tersebut, akhinya Vito berhasil membawa pulang tiket ke India beserta predikat peserta paling muda di usianya yang ke-21.

Lulusan Georgetown University Asal Lampung, Aji, Beberkan Keuntungan Kuliah di Luar Negeri

Fun Learning, Program Asik Telur Indonesia Kenalkan Ragam Profesi ke Anak-anak

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved