Dharma Setyawan

Dharma Setyawan adalah aktivis pemberdayaan asal Lampung yang mendirikan Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi).

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi Dharma Setyawan
Potret Dharma Setyawan bersama istri Hifni Septina Carolina. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Dharma Setyawan adalah aktivis pemberdayaan asal Lampung yang berhasil menginisiasi terciptanya kampung kreatif bernama Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi).

Dari pasar yang menjajakan panganan tradisional tersebut, Dharma Setyawan juga merambah ke Kampung Organik, Kampung Madu Trigona sampai sampai Payungi University.

Kini, pria kelahiran Lampung, 29 Mei 1988 tersebut disibukkan dengan aktivitasnya menggerakan Payungi sembari menjadi dosen serta ketua jurusan manajemen di IAIN Metro Lampung.

Ayo ke Dam Raman

Potret Dharma Setyawan bersama istri Hifni Septina Carolina.
Potret Dharma Setyawan bersama istri Hifni Septina Carolina. (Dokumentasi Dharma Setyawan)

Sebelum mendirikan Payungi, Dharma terlebih dahulu menggagas project Ayo Wisata ke Dam Raman di Metro Utara.

Daerah yang menjadi tempatnya tumbuh tersebut memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan yakni sebuah bendungan.

Di sana, Dharma menghadirkan banyak wahana air, darat dan outbond yang bisa disewa warga.

Hingga kini kampung wisata Dam Raman masih terus berjalan.

Banyak warga sekitar yang ramai mengunjunginya sekadar untuk berfoto atau menjajal aneka wahana.

Keberhasilan proyek Ayo ke Dam Raman kemudian menjadi bekal Dharma mengagas Payungi.

Sumber: Tribun Lampung

Halaman selanjutnya

Kampung Pelangi

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved