Ketua BPD HIPMI Lampung Arie Nanda Djausal Harap Dapat Tumbuhkan Banyak Pengusaha Baru

HIPMI miliki banyak program unggulan untuk jaring pengusaha baru, seperti Goes to Campus dan Goes to School.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia
Potret pengusaha Lampung sekaligus Ketua BPD HIPMI Lampung Arie Nanda Djausal, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Mapan sebagai pengusaha ternama di Lampung, Arie Nanda Djausal juga dipercaya menjadi Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung.

BPD HIPMI Lampung merupakan kepengurusan organisasi pengusaha muda yang berada di tingkat provinsi.

Organisasi independen ini membawahi BPC (Badan Pengurus Cabang) HIPMI seluruh kabupaten/kota di Lampung.

"BPD HIPMI Lampung membawahi BPC (Badan Pengurus Cabang) HIPMI seluruh kabupaten/kota di Lampung dengan total anggota 1.137 orang," paparnya saat ditemui Tribunlampungwiki.com di kantornya, Senin (24/2/2020).

HIPMI memang di-setting agar bisa menjangkau setiap daerah di Indonesia.

Sistemnya, ada HIPMI pusat, kemudian BPD HIPMI yang berada di level provinsi dan terakhir, BPC yang berada di level kabupaten.

Arie Nanda Djausal menjabat sebagai ketua BPD HIPMI Lampung sejak 2017 lalu yang akan habis periodenya di tahun 2020 ini.

Selama menjabat, banyak hal yang sudah ia lakukan dibantu dengan bidang-bidang yang mendampinginya.

"Kita ada 10 bidang, dan di setiap bidang punya program unggulannya masing-masing," ujarnya.

Kesepuluh bidang tersebut meliputi bidang organisasi, perdagangan, industri, pariwisata, ekonomi kreatif, dan seluruh unit bidang usaha.

Arie mengatakan, program-program yang dicanangkan HIPMI dilakukan semata-mata untuk menyejahterakan rakyat Lampung.

"Semakin banyak pengusaha, semakin banyak juga lapangan kerja, dan kita bisa sejahtera," katanya.

Dalam hal ini, HIPMI bergerak sebagai mentoring dan networking bagi para pengusaha.

Banyak ilmu dan jaringan yang bisa diperoleh di HIPMI, dengan harapan bisa meningkatkan persentase pengusaha di Lampung.

Arie percaya, menjadi pengusaha adalah penggerak utama ekonomi bangsa yang kelak bisa membantu banyak orang.

"Untuk ukuran negara berkembang, harusnya Indonesia punya sekitar lima persen pengusaha, tapi kita masih tiga persen, dan Lampung lebih sedikit lagi," ucap Arie.

Jumlah tersebut berada jauh di bawah negara-negara maju yang sudah menyentuh angka belasan persen.

Guna menyemarakkan geliat usaha di Provinsi Lampung, BPD HIPMI Lampung memiliki bidang otonom perguruan tinggi.

Program unggulan di bidang tersebut adalah "Goes to Campus", yang konsepnya adalah menyebarkan semangat menjadi pengusaha ke kampus-kampus yang ada di Bandar Lampung.

"Kita tumbuhkan minat para mahasiswa untuk menjadi pengusaha dan kita berperan jadi mentor untuk mereka yang pemula," jelasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved