Simak Perjalanan Arie Nanda Djausal Jadi Pengusaha Ternama Lampung

Petualangan Arie Nanda Djausal dimulai selepas menamatkan program sarjananya pada tahun 2011.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia
Potret pengusaha Lampung sekaligus Ketua BPD HIPMI Lampung Arie Nanda Djausal, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Petualangan Arie Nanda Djausal menjadi pengusaha kenamaan Lampung dimulai selepas menamatkan program sarjananya pada tahun 2011.

Kala itu, ia sempat melihat master plan percepatan pembangunan Lampung yang membahas tentang rencana pembangunan infrastruktur secara besar-besaran.

"Ada rencana pembangunan jalan tol dan jembatan di selat sunda, yang pasti kebutuhan akan material konstruksi semakin meningkat,"' papar Arie Nanda Djausal saat ditemui Tribunlampungwiki.com di kantornya, Senin (24/2/2020).

Atas dasar itu, Arie Nanda Djausal kemudian membangun sebuah perusahaan pertambangan yang berfokus di batuan andesit.

Usaha tersebut menjadi kali pertama bagi Arie terjun di dunia bisnis.

Namun, layaknya pengusaha pemula pada umumnya, ia sempat bingung bagaimana cara memulai sebuah usaha.

Beruntung, orangtuanya yang juga pengusaha aktif memberikan banyak saran dan masukan.

"Saya bahkan diskusi dengan mereka setiap hari," katanya.

Tanpa buang waktu, Arie mantap membuka usahanya di Lampung Tengah dan Pesisir Barat.

Namun, membangun perusahaan di daerah pedalaman tentu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Banyak tantangan dan hambatan yang Arie lalui untuk bisa survive hingga sekarang.

"Tantangannya justru lebih banyak ke non teknis, baik dari masyarakat setempat, preman, macam-macam lah," ujarnya.

Dengan keuletan dan komitmen yang besar, Arie berhasil mengatasinya dan membuat perusahaan tersebut berjalan hingga sekarang.

Selain disibukkan dengan aktivitasnya sebagai pengusaha, Arie juga dipercaya menjadi Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung.

"BPD HIPMI Lampung ini berada dalam tingkatan provinsi yang membawahi BPC (Badan Pengurus Cabang) HIPMI seluruh kabupaten/kota di Lampung," katanya.

HIPMI memang di-setting untuk bisa menjangkau setiap daerah di Indonesia.

Sistemnya, ada HIPMI pusat, kemudian BPD HIPMI yang berada di level provinsi dan terakhir, BPC yang berada di level kabupaten.

Arie menjabat sebagai ketua BPD HIPMI sejak 2017 lalu yang akan habis periodenya di tahun 2020 ini.

Selama menjabat, banyak hal yang sudah ia lakukan dibantu dengan bidang-bidang yang mendampinginya.

"Kita ada 10 bidang, dan di setiap bidang punya program unggulannya masing-masing," ujarnya.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved