Sebarkan Semangat Kewirausahaan, BPD HIPMI Lampung Canangkan Program Goes to School

Goes to Campus dan Goes to School adalah program yang dikembangkan BPD HIPMI Lampung jaring pengusaha muda.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia
Potret pengusaha Lampung sekaligus Ketua BPD HIPMI Lampung Arie Nanda Djausal, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Guna menyemarakkan geliat usaha di Provinsi Lampung, Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung memiliki banyak bidang.

Salah satunya adalah bidang otonom yang target sasarannya adalah mahasiswa di perguruan tinggi.

Dengan program unggulan "Goes to Campus", HIPMI sebarkan semangat kewirausahaan ke kampus-kampus di Bandar Lampung.

"Kita tumbuhkan minat ke mahasiwa dan kita dampingi sebagai mentor," papar Ketua BPD HIPMI Lampung Arie Nanda Djausal saat ditemui Tribunlampungwiki.com di kantornya, Senin (24/2/2020).

Tak berhenti sampai di sana, saat ini HIPMI sedang mencanangkan program "Goes to School" untuk menjangkau pelajar SMP dan SMA.

"Bisa dilaksanakan di akhir masa jabatan saya, atau kalau tidak keburu bisa juga di pengurusan selanjutnya, yang pasti kita jalankan segera," katanya.

BPD HIPMI Lampung merupakan kepengurusan organisasi pengusaha muda yang berada di tingkat provinsi.

Organisasi independen ini membawahi BPC (Badan Pengurus Cabang) HIPMI seluruh kabupaten/kota di Lampung.

HIPMI memang di-setting untuk bisa menjangkau setiap daerah di Indonesia.

Sistemnya, ada HIPMI pusat, kemudian BPD HIPMI yang berada di level provinsi dan terakhir, BPC yang berada di level kabupaten.

"Kita ada 10 bidang, dan di setiap bidang punya program unggulannya masing-masing," ujarnya.

Kesepuluh bidang tersebut meliputi bidang organisasi, perdagangan, industri, pariwisata, ekonomi kreatif, dan seluruh unit bidang usaha.

Arie mengatakan, program-program yang dicanangkan HIPMI dilakukan semata-mata untuk menyejahterakan rakyat Lampung.

"Semakin banyak pengusaha, semakin banyak juga lapangan kerja, dan kita bisa sejahtera," katanya.

Dalam hal ini, HIPMI bergerak sebagai mentoring dan networking bagi para pengusaha.

Banyak ilmu dan jaringan yang bisa diperoleh di HIPMI, dengan harapan bisa meningkatkan persentase pengusaha di Lampung.

Arie percaya, pengusaha adalah penggerak utama ekonomi bangsa yang kelak bisa membantu banyak orang.

"Untuk ukuran negara berkembang, harusnya Indonesia punya sekitar 5 persen pengusaha, tapi kita masih 3 persen, dan Lampung lebih sedikit lagi," ucap Arie.

Jumlah tersebut berada jauh di bawah negara-negara maju yang sudah menyentuh angka belasan persen.

Tingkatkan Karakter Anak-anak dan Pemuda Lampung, Rusos Hadirkan Dua Program Unggulan

Rendika Cindra Reranta (Rey)

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved