Stasiun Tanjung Karang Lampung

Stasiun Tanjung Karang dibangun sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1914 oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS).

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia
Tampak depan Stasiun Tanjung Karang Lampung, Selasa (28/1/2020). 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Stasiun Tanjung Karang Lampung merupakan stasiun kereta api (KA) bersejarah di Lampung.

Berusia lebih dari seabad, Stasiun Tanjung Karang dibangun sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1914 oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS).

Awalnya, stasiun kebanggaan masyarakat Lampung tersebut hanya melayani rute dari Panjang hingga Tanjung Karang.

Sedangkan kini mampu menjangkau 529 kilometer hingga Palembang.

Terus Berkembang

Zona tiga di Stasiun Tanjung Karang Lampung, Selasa, 28 Januari 2020.
Zona tiga di Stasiun Tanjung Karang Lampung, Selasa (28/1/2020). (Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia)

Stasiun yang terletak di Jalan Kotaraja Nomor 1, Enggal, Bandar Lampung ini berstatus sebagai stasiun besar tipe A.

Tipe tersebut adalah yang paling tinggi di kelasnya, yang dilihat dari  jumlah kereta api, jalur yang dilayani, pendapatan dan kedudukannya.

Manjakan Pelanggannya, Kantor Pos Bandar Lampung Berikan Layanan Pick-up Service

Perpustakaan Daerah Lampung

Mulanya, Stasiun Tanjung Karang tergabung dalam Sub Divisi Regional (Divre) III Palembang.

Kemudian beralih menjadi di bawah naungan Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang.

Meningkatnya status tersebut diimbangi dengan peningkatan fasilitas dan sarana yang ada.

Sumber: Tribun Lampung

Halaman selanjutnya

Berorientasi Pelanggan

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved