Menyandang Status Tipe A, Terminal Rajabasa Lampung Gratiskan Pelayanan

Terminal Rajabasa Lampung gratiskan pelayanan bagi para penumpang dan pedagang.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia
Kondisi Terminal Rajabasa Lampung, Senin, 20 Januari 2020. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Lampung'>Terminal Rajabasa Lampung termasuk ke dalam golongan tipe A atau induk.

Aktivitas yang terdapat di sana meliputi pelayanan jasa antarkota antarprovinsi (AKAP) serta antarkota dalam provinsi (AKDP).

Dengan status tersebut, Lampung'>Terminal Rajabasa Lampung memiliki zonasi atau pembagian wilayahnya sendiri berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 132 Tahun 2015.

Zonasi tersebut mencakup zona penumpang bertiket, penumpang belum bertiket, pengendapan dan perpindahan.

Zona penumpang bertiket meliputi ruang tunggu para penumpang untuk naik ke bus.

Sedangkan zona belum bertiket meliputi tempat-tempat komersil (kantin), dan layanan kesehatan.

Kemudian zona perpindahan adalah tempat perpindahan dari angkutan perkotaan ke bus.

Yang terakhir, zona pengendapan yakni tempat para operator bus beristirahat, mengecek kendaraan, dan bengkel.

Terminal Rajabasa Lampung

Komunitas Berkat Yakin (Kober)

"Untuk seluruh pelayanan-pelayanan tersebut sampai saat ini masih kita gratiskan, baik penumpang maupun pedagang," kata Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Lampung'>Terminal Rajabasa Lampung Denny Wijdan kepada Tribunlampungwiki.com, Senin (20/1/2020).

Keputusan untuk tidak menarik retribusi tersebut dikarenakan fasilitas yang ada di Lampung'>Terminal Rajabasa Lampung juga dianggap belum memenuhi standar.

"Yang masih memungkinkan untuk ditarik retribusinya yaitu sewa kios, dengan catatan sudah dalam kondisi yang layak," lanjutnya.

Meski begitu, ada beberapa zonasi kriteria terminal tipe A yang belum tersedia di Lampung'>Terminal Rajabasa Lampung.

"Terkait sarana dan prasarana yang belum ada, tahun ini pemerintah pusat akan merevitalisasi terminal agar seragam," ujar Denny.

Terminal Rajabasa juga terintegrasi dengan terminal tipe C yang dikelola oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung (Pemkot) saling terintegrasi.

Angkutan perkotaan yang berasal dari terminal tipe C akan melanjutkan rute perjalannnya ke terminal tipe A.

Yang unik, aset terminal tipe A ini berada di belakang lahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Hal ini mengakibatkan Lampung'>Terminal Rajabasa Lampung kurang menonjol di banding terminal tipe C yang dikelola Pemkot Bandar Lampung.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved