Perupa Lampung Eddy Purwantoro Ungkap Beratnya Jadi Seniman

Perupa Lampung Eddy Purwantoro ungkap betapa beratnya jadi seniman sejak dulu hingga kini.

Perupa Lampung Eddy Purwantoro Ungkap Beratnya Jadi Seniman
Dokumentasi: Eddy Purwantoro
Potret Perupa Lampung Eddy Purwantoro. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Menjadi seorang seniman diakui sangat berat oleh Eddy Purwantoro.

Perupa Lampung yang lahir pada 10 September 1982 ini mengatakan, tantangan tersebut bahkan sudah ia hadapi sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Kala itu, ia sudah menggemari dunia seni rupa dengan membuat gambar-gambar dari tokoh kartun.

"Waktu sekolah emang suka gambar, tapi vakum karena banyak yang bilang kurang kerjaan," kenangnya saat disambangi Tribunlampungwiki.com di kediamannya, Minggu (12/1/2020).

Terbatasnya kesadaran dan apresiasi seni di masyarakat, membuat Eddy kesulitan untuk sekadar sharing atau bertanya tentang seni rupa.

Eddy Purwantoro, Satu-Satunya Perupa Teknik Cukil di Lampung

Menilik Perjalanan Teater Satu Lampung dari Awal Berdiri Hingga Sekarang

Buku gambarnya bahkan pernah dibuang oleh sang guru ketika duduk di bangku sekolah menengah atas.

"Itu kenangan yang nggak bakal bisa saya lupakan," ucapnya.

Selepas lulus SMA , Eddy mengaku sempat gamang harus melanjutkan pendidikan ke mana.

Karena kecintaannya yang besar pada dunia seni membuatnya berat jika harus kuliah di bidang yang lain.

Keputusannya tersebut sontak menimbulkan pergolakan di keluarganya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Sumber: Tribun Lampung
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved