Eddy Purwantoro, Satu-Satunya Perupa Teknik Cukil di Lampung

Eddy Purwantoro adalah satu-satunya seniman yang mendalami bidang seni grafis teknik tinggi atau cukil di Provinsi Lampung.

Eddy Purwantoro, Satu-Satunya Perupa Teknik Cukil di Lampung
Tribunlampung.co.id/Kiki Novilia
Lukisan teknik cukil "Manusia Badut" karya Eddy Purwantoro. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Masyarakat Lampung patut bersyukur karena dianugerahi perupa andal seperti Eddy Purwantoro.

Pria berkulit sawo matang tersebut adalah satu-satunya seniman yang mendalami bidang seni grafis teknik tinggi atau cukil di Provinsi Lampung.

Eddy mengatakan, sulit bagi kebanyakan orang mempelajari teknik tersebut karena membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keuletan tingkat tinggi.

"Kalau lukis kan masih gampang dibuat, kalau cukil buatnya nggak bisa berdiri (kuas), tapi di bawah," jelasnya saat disambangi Tribunlampungwiki.com di kediamannya, Minggu (12/1/2020).

Objek kayu yang dicukil tersebut kemudian masih harus difinishing dengan cara dipindahkan secara manual ke kanvas.

Iswadi Pratama: Dari Tukang Bakso ke Maestro

Eddy Purwantoro

"Jadi diinjek-injek dulu, dibalik dari belakang, dikasih tinta, baru dijiplak," jelas Eddy.

Lamanya pengerjaan karya seni jenis ini bergantung pada ukuran dan tingkat kerumitannya.

"Saya buat yang paling lama itu ukurannya 120 x 244 cm itu satu bulan setengah untuk master (belum difinishing), ditambah finishing dua minggu," papar Eddy.

Pengerjaan yang tergolong rumit dan memakan waktu lama bukan jaminan untuk bisa laku di pasaran.

"Bahkan kalaupun dipelajari, susah juga lakunya," katanya menambahkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Sumber: Tribun Lampung
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved