Sering Disangka Pakar Cinta, Gery Dwi Septa Ardian: Banyak yang Ngira Pengalaman Cinta Gue Banyak

Membawakan radio dengan program cinta dan konten podcast cinta membuat Gery disangka pakar asmara.

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Dokumentasi: Gery Dwi Septa Ardian
Potret Bapak Podcast Lampung Gery Dwi Septa Ardian. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Gery Dwi Septa Ardian alias Gery adalah podcaster idola para remaja.

Di akun Youtube, Instagram dan Spotify pribadinya, Gery kerap membagikan podcast yang membahas tentang seluk-beluk hubungan percintaan.

Selain dijuluki sebagai Podcast Lampung'>Bapak Podcast Lampung, Gery juga mendapat predikat penyair cinta.

Hal ini bermula ketika ia masih menjadi penyiar radio dan membawakan program yang bertemakan hubungan asmara.

"Gua emang terbiasa dengerin orang curhat, dan waktu itu yang dengerin langsung meningkat gitu, yang ngirim SMS juga sampai ribuan," ujar Gery saat ditemui di Connect Lampung, Kamis (9/1/2020).

Intip Perjalanan Karier Bapak Podcaster Lampung Gery Dwi Septa Ardian

Ramah Milenial, Kantor Pos Bandar Lampung Luncurkan Aplikasi Posgiro Mobile

Gery menuturkan, di radio tersebut ia berubah menjadi orang yang bijak dan ahli masalah cinta.

Ia mendengarkan dengan seksama curhatan yang masuk dan membantu mereka mencari solusi.

Konsep serupa akhirnya Gery terapkan di tiap karya podcastnya.

"Bukan maksud gua bikin orang-orang jadi bucin (budak cinta), tapi lebih ke ngasih pemahaman tentang cinta ke mereka berdasarkan buku-buku yang gua baca," kata Gery menambahkan.

Hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang menganggap dirinya adalah pakar asmara.

"Banyak yang ngira pengalaman cinta gua tuh banyak banget gitu, padahal ya, gua aja pacaran cuma satu dari dulu, udah delapan tahun," kata Gery.

Untuk membuat sebuah konten, Gery biasanya mencari referensi melalui bacaan-bacaan seperti buku.

Ia mengaku bahkan jarang memasukkan pengalaman pribadinya sebagai inspirasinya.

Iswadi Pratama: Dari Tukang Bakso ke Maestro

Trik Jadi Relawan Pendidikan di Daerah Marjinal TPA Bakung Bandar Lampung

Meski saat ini sudah mengasilkan puluhan karya, Gery mengaku masih banyak aspek tentang percintaan yang belum tuntas.

"Banyak yang ngirim pesan, request tentang tema-tema cinta, yang ternyata masih banyak yang belum dibahas," ujarnya.

Cinta sendiri ia anggap sebagai hal yang harus dituntaskan terlebih dahulu sebelum masuk ke tema lainnya.

Sebab, banyak orang yang bahkan tidak maksimal kehidupannya karena belum tuntas ketika menghadapi masalah percintaannya hanya karena tidak ada yang memberikan solusi.

"Banyak yang bisa dilakukan daripada sekedar cinta, tapi tuntasin yang ini dulu," kata Gerymenegaskan.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved