Ramah Milenial, Kantor Pos Bandar Lampung Luncurkan Aplikasi Posgiro Mobile

Kantor pos Bandar Lampung meluncurkan aplikasi bernama Posgiro Mobile (PGM).

Penulis: Kiki Novilia
Editor: Ami Heppy
Tribunlampung.co.id/kiki novilia.
Kegiatan transaksi di dalam Kantor Pos Bandar Lampung, Selasa, 7 Januari 2020. 

TRIBUNLAMPUNGWIKI.COM, BANDAR LAMPUNG - Menyadari tuntutan perkembangan zaman yang serba digital, Kantor Pos Bandar Lampung akhirnya meluncurkan aplikasi bernama Posgiro Mobile (PGM).

"Sekarang kan semua orang nggak bisa lepas dari ponsel, jadi ini adalah wujud upaya kantor pos mengikuti perkembangan itu," papar Kepala Kantor Pos Bandar Lampung Yessi Agustianti (47) saat disambangi di ruangannya, Selasa (7/1/2020).

Aplikasi Posgiro Mobile tersebut dapat diunduh secara cuma-cuma di Google Play Store dan dimanfaatkan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

Masih Eksis, Kantor Pos Bandar Lampung Gaet 79 Mitra Korporat

730 Perpustakaan Inklusi Se-Lampung Jadi Binaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung

Mulai dari pembayaran tagihan listrik, PDAM, BPJS, pulsa, pengiriman uang melalui weselpos instan, menyimpan dana di rekening Giropos sampai scan QR code untuk pembayaran atau pembelian via mechant/micro payment dengan basis rekening giropos.

"Masyarakat bisa download dan registrasi secara mandiri, kemudian mengisi deposit atau saldonya melalui kantor pos atau m-banking," kata Yessi.

Berdasarkan pantauan Tribunlampungwiki.com, aplikasi tersebut serupa dengan aplikasi pembayaran lain masa kini.

Mudah digunakan, seluruh menu muncul di halaman pertama yang memudahkan penggunaan.

Keuntungan yang didapat melalui aplikasi ini adalah biaya administrasi yang lebih terjangkau.

Jika biasanya di loket layanan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 2.500, sedangkan di PGM hanya Rp 1.000.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 27 September 2019 lalu hingga saat ini, sudah terdapat ribuan pengguna yang sudah menginstal aplikasi Posgiro Mobile tersebut.

Iswadi Pratama: Dari Tukang Bakso ke Maestro

Sedangkan di Lampung sendiri sudah mencapai lebih dari 500 pengguna.

Jumlah tersebut cukup kompetitif jika dibandingkan dengan pengguna dari provinsi lain.

"Di Riau, santri dari seluruh pondok yang jumlahnya ribuan bahkan sudah pakai PGM. Jadi, Lampung juga bakal digiatkan seperti itu," ujarnya.

PGM menjadi aman digunakan oleh para santri di pondok pesantren karena memang dikonsepkan untuk tidak melakukan praktik riba dan tak ada suku bunga.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved